Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

PT Migas Kaltara Jaya Terus Berlari ‘Kejar’ Participating Interest 10 Persen untuk Kalimantan Utara

Dari 8 tahapan proses pengalihan Participating Interest (PI) 10% di Wilayah Kerja (WK) Nunukan, PT Migas Kaltara Jaya ( MKJ ) telah memasuki tahap 4.

Editor: Amiruddin
HO
Direktur Utama PT MGKJ (Perseroda) Poniti. 

TRIBUNKALTARA.COM - PT Migas Kaltara Jaya terus berlari ‘kejar’ Participating Interest 10 persen untuk Kalimantan Utara.

Dari 8 tahapan proses pengalihan Participating Interest (PI) 10% di Wilayah Kerja (WK) Nunukan, PT Migas Kaltara Jaya ( MKJ ) telah memasuki tahap ke-4 dan segera berlanjut tahap ke-5 dan ke-6 yaitu menjawab tawaran Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) yang dilanjutkan ke uji tuntas dan akses data (data room).

Untuk diketahui, PT Migas Kaltara Jaya ( MKJ ) adalah salah satu Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD milik Pemprov Kaltara.

Proses uji tuntas dan akses data (data room) ini adalah tahapan yang sangat penting dan rahasia yang mana untuk dapat mengakses data, PT MKJ harus mendapatkan persetujuan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Dan, pembacaan data room harus dilakukan oleh tenaga ahli yang bersertifikasi dan proses pengadaan tenaga ahli tersebut dilakukan melalui lelang dan keputusannya melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Baca juga: PT MKJ Kelola PI 10 % di WK Nunukan, Poniti: Lima Tahun lagi Kaltara Baru Bisa Nikmati Hasil Migas

Direktur Utama PT MGKJ (Perseroda) Poniti dalam rilis yang diterima TribunKaltara.com, Minggu 20 Juni 2021 malam mengatakan, sesuai dengan action plan PT MKJ pelaksanaan lelang ini akan dilakukan pada bulan Juni ini dan sudah dalam proses persiapan lelang.

Yang diukur dari data room adalah data keteknikan dan keekonomian yang berkaitan dengan pengelolaan, perhitungan, dan pembagian porsi PI 10%.

Secara garis besar antara lain ditentukan melalui pengujian analisis laboratorium yg mencakup analisis fluida, core (SCAL, RCAL), geokimia dan PVT, studi G&G, laporan GGR, laporan POD, laporan seismik, laporan sumur , dana finansial dan perjanjian kontrak ini harus dilakukan oleh tenaga ahli yang berpengalaman dan bersertifikasi.

Hal pelu dilakukan agar dapat memberikan gambaran yang komprehensif sebagai bahan bagi stakeholder untuk menentukan apakah ada nilai ekonomi atau tidak.

Proses data room ini adalah landasan untuk maju ke tahap ke-7 yaitu perjanjian kontrak.

Tahapan dapat terhenti sampai di tahap ke-6 jika ternyata dari akses data tersebut tidak memberikan nilai ekonomis bagi Kaltara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved