Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Malinau Terkini

Ana-anak Rawan Terpapar Covid-19, Komisi 1 DPRD Malinau Usulkan Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Rencananya Komisi I DPRD Malinau mengusulkan untuk diadakan RDP terkait kajian komprehensif mengenai rencana PTM, mengingat lonjakan kasus Covid-19.

Tayang:
Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Ketua Komisi 1 DPRD Malinau, Dolvina Damus saat ditemui seusai rapat bersama Satgas Penanganan Covid-19 Malinau di Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Meningkatnya kasus konfirmasi Covid-19 di Malinau berpengaruh terhadap masa transisi pembelajaran tatap muka atau PTM di Kabupaten Malinau.

Ketua Komisi 1 Bidang Pendidikan DPRD Malinau, Dolvina Damus menilai untuk saat ini perlunya mekanisme atau indikator pemberlakuan PTM di satuan pendidikan.

Rencananya Komisi I DPRD Malinau mengusulkan untuk diadakan RDP terkait kajian komprehensif mengenai rencana PTM, mengingat lonjakan kasus Covid-19 meningkat di daerah.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Tarakan, 4 Orang Meninggal Dunia, Dua Pasien Tak Punya Riwayat Komorbid

Dikarenakan menurutnya tak hanya soal pembelajaran di sekolah. Perilaku peserta didik saat berangkat dan pulang sekolah menjadi satu dari sekian alasan pertimbangan.

"Di sekolah memang peserta didik taat, tapi begitu mereka pulang, pergi ke warung, kumpul, namanya anak-anak muda. Saya perhatikan ini juga harus jadi pertimbangan," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Selasa (13/7/2021).

Baca juga: Antisipasi Pasien Covid-19 Membludak di RSUD Malinau, Bupati Wempi Siapkan Rumah Sakit Darurat

Ditambah lagi, vaksinasi Covid-19 untuk pelaksanaan PTM diprioritaskan bagi tenaga pendidik dan kependidikan. Lantas bagaimana dengan peserta didik yang notabenenya juga rentan terpapar?

Dolvina Damus mengatakan dia memahami bagaimana kesulitan peserta didik khususnya orang tua selama pembelajaran jarak jauh.

Keberangkatan tim medis RSP Long Ampung ke wilayah Apau Kayan, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu
Keberangkatan tim medis RSP Long Ampung ke wilayah Apau Kayan, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu (TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI)

Problematika learning loss dikarenakan metode pembelajaran yang tidak efektif, membuat sebagian orang tua berpikir untuk mendesak dimulainya PTM.

"Kami paham bagaimana kesulitan anak selama BDR, terlepas dari kelelahan dan kesulitan siswa untuk menerima pelajaran, tetapi untuk kondisi sekarang, nyawa lebih penting," katanya.

Baca juga: Covid-19 di Bulungan Meningkat jadi 4.452 Kasus, Bupati Minta Optimalkan Posko PPKM Mikro di Desa

Rencananya Komisi 1 DPRD Malinau akan mengadakan RDP bersama Dinas Kesehatan P2KB Malinau dan Dinas Pendididkan berkaitan hal ini.

Ada sejumlah faktor yang harus menjadi pertimbangan, khususnya untuk satuan pendidikan di wilayah Malinau Kota dan beberapa sekolah yang berada di zona merah.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Ruangan Perawatan & Isolasi Pasien di RSUD Tarakan Capai 30 Persen

"Kemarin kami pernah menegur satuan pendidikan yang memberlakukan PTM padahal di zona merah. Jadi, paling aman untuk kondisi sekarang adalah BDR, khusus di wilayah rawan," ucapnya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved