Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Kasus Covid-19 di Bulungan Melonjak, Meninggal Capai 59 Orang, Dinkes Sebut Belum Ada Varian Delta

Kasus Covid-19 di Bulungan terus mengalami kelonjakan, meninggal mencapai 59 Orang. Dinkes sebut belum ada varian baru.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Kepala Dinkes Bulungan Imam Sujono 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Kasus Covid-19 di Bulungan terus mengalami kelonjakan. Berdasarkan data pada Rabu lalu, terjadi penambahan 65 Kasus baru, menjadikan total kasus aktif mencapai 939 kasus.

Sehingga secara akumulatif kasus Covid-19 di Bulungan sebanyak 4.630 Kasus, dengan jumlah kasus meninggal mencapai 59 Orang.

Menurut Kepala Dinkes Bulungan Imam Sujono, penambahan kasus Covid-19 tidak lepas dari banyaknya kasus kontak erat.

Baca juga: Tiru Penanganan Covid-19 di Apau Kayan, Satgas Usulkan Strategi Penanda Zonasi dan Isolasi Mandiri

"Ini semua kasus kontak erat semua," ujar Imam Sujono, Kamis (15/7/2021).

Tak hanya itu, penambahan jumlah kasus juga terjadi akibat dari semakin banyaknya sampel tracing kontak erat, yang telah keluar hasilnya.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Tarakan, Bertambah 81 Pasien Positif, Sepekan Terakhir Kasus Aktif Tembus 244 Orang

Menurutnya, dalam beberapa hari ke depan jumlah kasus Covid-19 di Bulungan berpotensi bertambah, mengingat masih ada sekitar 400 Sampel yang belum keluar hasilnya.

Kejari Bulungan Siju ditemui di Dinkes Bulungan usai meninjau vaksinasi Covid-19, Kamis (15/7/2021)
Kejari Bulungan Siju ditemui di Dinkes Bulungan usai meninjau vaksinasi Covid-19, Kamis (15/7/2021) (TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI)

"Sampel tes swab masih ada 400an, dan baru keluar 200an," katanya.

"Karena kemarin hasiknya keluar, tapi tiap hari kan masuk terus kita lakukan tracing terus," tambahnya.

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Apau Kayan, Dinas Kesehatan Malinau Beber 175 Pasien Sembuh

Kendati jumlah kasus semakin bertambah, Imam Sujono mengaku, pihaknya belum mendapatkan laporan terkait adanya Sars-CoV-2 varian Delta di Bulungan, yang terbukti lebih cepat menular.

Imam pun berharap varian Delta tidak akan ditemukan di wilayah Bulungan.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Bupati Bulungan Syarwani Siapkan Tempat Tidur Tambahan di Puskesmas

"Sementara belum ada laporan, mudah- mudahan saja engga ada," tuturnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved