Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Tiru Penanganan Covid-19 di Apau Kayan, Satgas Usulkan Strategi Penanda Zonasi dan Isolasi Mandiri

Ketua Satgas Covid-19 Malinau Wempi W Mawa mengusulkan rencana pemasangan penanda zonasi tingkat kerawanan Covid-19 di kediaman warga.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Malinau, Wempi W Mawa mengusulkan pemasangan tanda zonasi dan isolasi mandiri di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Rabu sore (14/7/2021). (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Malinau mengusulkan strategi untuk mencegah meningkatnya angka konfirmasi Covid-19 di Malinau.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Malinau, Wempi W Mawa mengusulkan rencana pemasangan penanda zonasi tingkat kerawanan Covid-19 di kediaman warga.

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Apau Kayan, Dinas Kesehatan Malinau Beber 175 Pasien Sembuh

Penanda tersebut nantinya menampilkan zonasi kerawanan Covid-19 wilayah yang ditandai dengan warna kuning, oranye dan merah.

Penanda tersebut juga berisi tentang nama atau inisial suspek atau pasien terkonfirmasi Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri.

"Kita belajar dari kunjungan beberapa hari lalu di wilayah Apau Kayan. Di pintu rumah, dipasang penanda bahwa penghuninya tengah menjalani isolasi mandiri," ujarnya, Rabu sore (14/7/2021).

Wempi W Mawa menilai langkah tersebut efektif guna mencegah transmisi virus corona khususnya untuk daerah rawan Covid-19.

Pemerintah desa dan kecamatan di wilayah perbatasan RI-Malaysia telah menerapkan metode tersebut dikarenakan lonjakan kasus Covid-19 di wilayah Apau Kayan.

"Jadi kita juga usulkan, supaya ada semacam penanda. Karena ada tamu yang datang tidak tahu bahwa yang bersangkutan sedang isolasi mandiri. Saya kira ini efektif untuk diterapkan," katanya.

Rencananya, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Malinau juga akan mengusulkan pemasangan penanda di kediaman warga sekitar daerah perkotaan.

Cara tersebut dinilai efektif untuk diterapkan, utamanya untuk saat ini, yang mana kasus Covid-19 mulai meningkat di sejumlah wilayah.

Baca juga: Penanganan Medis Kurang, Anggota DPRD Kaltara Ihin Surang Sebut Apau Kayan Sudah Darurat Covid-19

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved