Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Beber Fakta Keterlibatan KSP dalam Bisnis Beras & Obat, ICW Pastikan Sudah Balas Somasi Moeldoko

Beber fakta-fakta keterlibatan KSP Moeldoko dalam bisnis beras & obat Ivermectin, Indonesia Corruption Watch pastikan sudah balas somasi KSP Moeldoko.

KOLASE TRIBUNKALTARA.COM
Kuasa Hukum ICW, Muhammad Isnur dan KSP Moeldoko 

TRIBUNKALTARA.COM - Beber fakta-fakta keterlibatan KSP Moeldoko dalam bisnis beras & obat Ivermectin, Indonesia Corruption Watch pastikan sudah balas somasi KSP Moeldoko.

Masih mengaku belum menerima surat balasan somasi dari ICW, pembela Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) ini memastikan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat balasan somasi ke KSP Moeldoko.

Bahkan, dala surat balasan somasi Moeldoko tersebut, ICW sekaligus membeber fakta-fakta adanya keterlibatan orang dekat Presiden Joko Widodo atau Jokowi tersebut dalam dua dugaan.

Pertama soal ekspor beras, dan kedeua bisnis obat Ivermectin.

Baca juga: TAK MAIN-MAIN! Dituduh Terlibat Bisnis Obat Corona Ivermectin, Moeldoko Ancam Laporkan ICW ke Polisi

Baca juga: Buntut Tudingan Kongkalikong Bisnis Ivermectin, Moeldoko Somasi Peneliti ICW Egi Primayogha

Tim kuasa hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) menanggapi somasi yang dilayangkan oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Ada dua poin yang dipermasalahkan oleh Moeldoko dalam kajian ICW, yakni tudingan pemburuan rente dan ekspor beras antara Himpunan Kerukunan Tani Indonesia dengan PT Noorpay Nusantara Perkasa. 

Salah satu tim kuasa hukum ICW Muhammad Isnur memastikan pihaknya telah membalas somasi dari kubu Moeldoko

"Berangkat dari poin permasalahan itu, ICW sudah membalas somasi Moeldoko pada hari Selasa, 3 Agustus 2021," ujar Isnur melalui keterangan tertulis, Sabtu (7/8/2021). 

"Jadi, jelas keliru kuasa hukum Moeldoko jika kemudian mengatakan belum menerima surat balasan dari ICW," tambah Isnur. 

Isnur mengatakan dalam surat itu, pihaknya menegaskan bahwa ICW menemukan sejumlah indikasi keterlibatan Moeldoko dalam distribusi obat Ivermectin yang berpotensi terjadinya konflik kepentingan. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved