Breaking News:

Berita Malinau Terkini

PPKM Level 3 Diperpanjang, Komisi I DPRD Malinau Minta Guru Kreatif  Kemas Pembelajaran Daring

PPKM kembali diperpanjang ng.termasuk di Malinau. Komisi 1 DPRD Malinau minta tenaga pengaar kemas pembelajaran daring.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Wali dan Orang Tua Peserta didik berkonsultasi dengan tenaga pengajar di satuan pendidikan Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Pemberlakuan Pembarasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM kembali diperpanjang di sejumlah kabupaten/kota Kalimantan Utara.

Berdasarkan Inmendagri 32/2021 PPKM level 3 di Malinau kembali diperpanjang mulai hari ini, hingga 23 Agustus 2021 mendatang.

Perpanjangan PPKM level 3 juga berdampak terhadap penundaan pembelajaran tatap muka atau PTM di Kabupaten Malinau.

Baca juga: PPKM Level 3 Berlangsung Dua Minggu, Bupati Bulungan Syarwani Fokus Hal Ini

Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan untuk saat ini, satuan pendidikan, khususnya di wilayah perkotaan sementara ini memberlakukan pola pembelajaran jarak jauh atau PJJ.

"Sementara ini untuk sekolah khususnya yang berada di wilayah perkotaan menerapkan PJJ. Karena dari segi tingkat kerawanan, rata-rata wilayah perkotaan masuk wilayah zona merah," ujarnya, Selasa (10/8/2021).

Baca juga: Kabupaten Nunukan Masuk PPKM Level 3, Bupati Asmin Laura: Alhamdulillah, Segera Lakukan Pembahasan

Di sisi lain, Ketua Komisi 1 DPRD Malinau, Dolvina Damus menyampaikan pentingnya desain ulang tata laksana PJJ di Malinau.

Selama PJJ, tenaga pengajar dituntut untuk lebih kreatif menyampaikan pelajaran, tidak sekadar penugasan yang membebani peserta didik.

Wali dan Orang Tua Peserta didik berkonsultasi dengan tenaga pengajar di satuan pendidikan Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu.
Wali dan Orang Tua Peserta didik berkonsultasi dengan tenaga pengajar di satuan pendidikan Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. (TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI)

"Pola pelajaran harus ditata ulang. Pelajaran Daring dikemas dengan efektif. Kemarin kami sudah sampaikan kepada sekolah-sekolah dalam rapat virtual," katanya.

Hal tersebut ia sampaikan karena adanya keluhan orang tua siswa terkait pola pembelajaran daring yang tidak efektif dan monoton.

Baca juga: Kabupaten Bulungan Masuk PPKM Level 3, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Ditiadakan

Selanjutnya, tidak ada lagi tugas-tugas mencatat materi karena terkesan membebani psikologi peserta didik.

"Yang terpenting adalah komitmen guru dalam mengembangkan kemampuannya untuk kretif dan inovatif dalam penggunaan teknologi informasi," katanya.

Politisi Partai PDI Perjuangan tersebut menilai perlu perhatian pemerintah daerah utamanya terkait dukungan fasilitas, jaringan internet pulsa data, tablet edukasi.

Karena menurutnya tidak semua orang dibekali kemampuan ekonomi. Situasi saat ini menurutnya memerlukan kerja sama seluruh pihak.

Baca juga: Cek Aturan Baru PPKM Level 3 dan PPKM Level 4 di Luar Jawa dan Bali, Bolehkah Belajar Tatap Muka?

Utamanya kenaikan kasus konfirmasi dan kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Malinau saat ini.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved