Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Vaksinasi Ibu Hamil Mulai Dilaksanakan, Simak Panduan Dokter Spesialis Kandungan RSUD Malinau

Vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil mulai dilaksanakan, simak panduan dokter spesialis kandungan RSUD Malinau.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Vaksinasi ibu hamil yang digelar di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (14/9/2021). (TribunKaltara.com / Mohammad Supri) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil mulai dilaksanakan, simak panduan dokter spesialis kandungan RSUD Malinau.

Vaksinasi bagi ibu hamil di Kabupaten Malinau dilaksanakan mulai dilaksanakan haru ini, Selasa (14/9/2021).

Penyelenggaraan vaksinasi tersebut digelar di Kantor PKK, Desa Malinau, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau.

Baca juga: Panitia Pelaksana Vaksinasi Covid-19 Beber Peminat Vaksin Moderna di Nunukan Sepi, Berikut Alasannya

Dinas Kesehatan P2KB Malinau mengalokasikan stok dosis vaksin Moderna bagi penerima vaksinasi tersebut.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSUD Malinau, dr. Samuel Rheinhard R Ratulangi mengatakan vaksin amam bagi ibu hamil sesuai keputusan Perhimpunan Obstetri Ginekolog Indonesia.

"Vaksinasi aman bagi ibu hamil. Namun ada ketentuannya, mulai dari usia kehamilan, jenis vaksin hingga hasil skrening kesehatan bagi ibu hamil," ujarnya, Selasa (14/9/2021).

Menurutnya, ada tiga merek vaksin yang umum dipergunakan untuk vaksinasi ibu hamil, yakni vaksin Sinovac, Pfizer dan Moderna.

Namun yang sementara ini digunakan di Indonesia ada dua jenis vaksin yakni Sinovac dan Moderna.

Baca juga: Realisasi Vaksinasi Covid-19 Tembus 18 Persen Dosis Pertama, Imbau Masyarakat Sabar Tunggu Giliran

"Di Indonesia saat ini yang digunakan vaksin Moderna dan Sinovac. Karena Pfizer belum masuk ke daerah. Selain itu ada syarat usia kehamilan, baru ibu hamil bisa menerima vaksin," ucapnya.

Usia kehamilan bagi ibu hamil dianjurkan tidak kurang dari 13 minggu atau antara 13 minggu hingga 33 minggu.

Faktor lain seperti hasil pemeriksaan juga penting, meliputi tekanan darah normal, tidak menderita penyakit penyerta serta keluhan gejala kesehatan yang dapat mempengaruhi kesehatan kandungan.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved