Berita Bulungan Terkini
Sempat Hilang Kontak, Dua Nelayan Ditemukan Selamat oleh Tim SAR Gabungan Kota Tarakan
Sempat hilang kontak, dua nelayan berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan Kota Taraka di sekitar perairan Pulau Lentimun Tanjung Palas Tengah Bulungan.
Penulis: - | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Sempat hilang kontak, dua nelayan berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan Kota Taraka di sekitar perairan Pulau Lentimun Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
Letak titik koordinat ditemukannya dua nelayan yang hilang kontak atau lost contact, pada angka 3°06'41.89"N117°53'49.73"E sekitar 14 NM dari LKP ke Arah Selatan.
"Terima info dari team dilapangan menginfokan bahwa pukul 09.30 WITA Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi Selamat dan Sehat," ucap Ketua Tim SAR Gabungan Kota Tarakan, Amirrudin via handphone, Sabtu (9/10/2021).
Baca juga: Kisah Sanusi, Nelayan Tarakan yang Perahunya Rusak Dihantam Gelombang, Nyawanya Nyaris Melayang
Amirudin mengatakan, kapal nelayan mengalami rusak mesin sehingga terombang ambing di tengah laut.
"Untuk selanjutnya korban langsung dievakusi ke Pulau Selayu untuk diserahkan kepihak keluarga," jelasnya kepada TribunKaltara.com
Baca juga: Dampak Angin Kencang, Perahu Nelayan di RT 6 Lingkas Ujung Tarakan Terbelah Dua Dihantam Gelombang
Lebih lanjut 2 nelayan dari kapal ketinting yang ditemukan tersebut adalah Wendy (38) serta Adi (27) warga Tanjung Selor.
Kemudian pada 10.45 WITA Tim SAR Gabungan melaksanakan evaluasi Ops SAR, menyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.

Sebagai informasi unsur yg terlibat dalam pencarian gabungan hari ini terdiri dari:
- Tim Rescue kantor SAR Tarakan
- Ditpolair Polda Kaltara
- Keluarga Korban/masyarakat
Baca juga: Bupati Tana Tidung Ibrahim Tindak Tegas Nelayan Gunakan Alat Tangkap Trawl: Itu Tak Ramah Lingkungan
Sarana yanng digunakan untuk pencarian korban kapal ketinting dari Kota Tarakan berupa ;
- RIB 01 Tarakan
- Rescue Car D-Max
- Peralatan Komunikasi
(*)
Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi