Ojol Tarakan Tabur Bunga

Empat Jam Ojol di Tarakan Lakukan Long March, Pelanggan Diminta Bersabar, Aksi Demo Hanya Hoaks

Ketua Asosiasi Driver Online Tarakan, Adrian mengatakan para pelanggan Ojol untu dapat bersabar karena sesama Ojol melakukan long march .

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
ADRIAN- Adrian atau Adit Ketua Asosiasi Driver Online di Tarakan saat diwawancarai media usai tabur bunga di Mako Polres Tarakan, Kalimantan Utara hari ini, Sabtu (30/8/2025) 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Multiangle-Aksi solidaritas long march yang dilakukan ojek online (Ojol) di Tarakan Kalimantan Utara tidak  mengganggu kebutuahan para pelanggan Ojol. Pasalnya aksi ini hanya berlangsung selama empat jam. Hal ini diungkapkan Ketua Asosiasi Driver Online Tarakan, Adrian.

Dengan adanya aksi long march ini, Adrian meminta kepada pelanggan di Tarakan yang hendak menggunakan jasa Ojol untuk dapat bersabar.

"Mungkin selama 4 jam ini agak sedikit susah mau memesan ojol," ungkap Adrian, Sabtu (30/8/2025).

Terkait beredarnya flyer di media sosial (medsos), bahwa Ojol di Tarakan akan melakukan aksi demo dikatakan Adrian, hanyalah hoaks.  

AKSI SOLIDARITAS - Tabur bunga bergantian dilaksanakan oleh ratusan ojol di Tarakan sebagai aksi solidaritas rasa kehilangan sesama pekerja ojol, Arfan Affan Kurniawan dalam insiden demo di Jakarta kemarin. Kegiatan berlanjut salat gaib di Masjid Islamic Center Kota Tarakan, Sabtu (30/8/2025).
AKSI SOLIDARITAS - Tabur bunga bergantian dilaksanakan oleh ratusan ojol di Tarakan sebagai aksi solidaritas rasa kehilangan sesama pekerja ojol, Arfan Affan Kurniawan dalam insiden demo di Jakarta kemarin. Kegiatan berlanjut salat gaib di Masjid Islamic Center Kota Tarakan, Sabtu (30/8/2025). (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

"Berkaitan demo tentang ojol maupun poster beredar kemarin di medsos semua hoaks. Termasuk surat rapat yang saya buat itu dipotong dan nama saya dihapus. Jadi untuk masyarakat Tarakan berhati-hati untuk menerima informasi. Ini bisa membuat resah masyarakat," ungkapnya.

Menurut Adrian, aksi long march ini hanya bentuk aksi damai dan solidaritas para ojol untuk menyampaikan rasa bela sungkawa kepada alhmarhum Arfan Affan Kurniawan sesama rekan Ojol yang meninggal saat aksi demo di Jakarta . "Hanya hari ini aksinya. Tidak ada aksi atau pergerakan lain. Kami tidak ada kegiatan bakar ban, tidak ada bakar kantor dewan dan lainnya," tegasnya.

Ia menegaskan Ojol akan kembali beraktivitas bekerja seperti biasa setelah pulang dari salat gaib di Masjid Islamic Center Kota Tarakan

"Kami setelah menghargai menghormati rekan kami setelah tabur bunga dan salat ya kembali beraktivitas seperti biasa," tukasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

Sumber: Tribun Kaltara
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved