Berita Kaltara Terkini
BPPD Kaltara Soroti Pembangunan PLBN, Ingatkan Pentingnya Akses dan Kesejahteraan Warga Perbatasan
Kepala BPPD Kaltara, Ferdy Manurun Tanduklangi menyoroti pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di wilayah perbatasan.
Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kalimantan Utara ( Kaltara ), Ferdy Manurun Tanduklangi menyoroti pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di wilayah perbatasan.
Ferdy Manurun Tanduklangi menekankan tentang kebermanfaatan dari pembangunan PLBN dengan anggaran ratusan miliar bagi masyarakat daerah perbatasan.
“Sempat saya protes di pusat itu, karena membangun PLBN karena orang keluar Negeri untuk membeli semen ke Malaysia. Padahal di Malaysia itu juga bukan kota, hanya desa. Tapi karena akses ke Malinau atau Bulungan sulit, warga lebih memilih ke Malaysia,” kata Ferdy Manurun Tanduklangi, Minggu (31/8/2025).
Oleh sebab itu, pihaknya menilai bahwa yang paling penting saat ini adalah membangun akses dan konektivitas antar wilayah di Kaltara, utamanya di wilayah perbatasan.
Baca juga: Banggar DPRD Nunukan Beri Catatan ke Pemkab PLBN Sebatik Mangkrak, Guru dan Nakes Minim di Pedalaman
Meski demikian ia berharap agar pembangunan PLBN yang sudah ada ini dapat menjadi episentrum aktivitas masyarakat, bukan sekadar gedung mewah tanpa fungsi.
“Jangan sampai PLBN ini hanya jadi seperti villa di dalam rumah. Sayang sekali Rp 250 miliar hanya untuk satu bangunan PLBN, tapi tidak berfungsi optimal,” ujarnya.
Ferdi juga menyebutkan, dari tiga PLBN yang dibangun di Kaltara hingga saat ini hanya PLBN Sebatik yang dinilai benar-benar efektif difungsikan.
“Harapan kita, ke depan pembangunan PLBN benar-benar berorientasi pada kesejahteraan warga perbatasan. Karena masyarakat sejahtera adalah kunci utama pertahanan negara,” sebutnya.
Kemudian berkenaan masalah pertahanan dan keamanan wilayah, kata Ferdy seyogyanya tidak terlepas dari aspek kesejahteraan masyarakat.
Dalam hal ini, ketika pemenuhan kebutuhan dasar warga belum terpenuhi, potensi pelanggaran hukum seperti penyelundupan barang ilegal akan tetap terjadi di wilayah perbatasan.
“Tidak ada pertahanan yang kuat hanya mengandalkan pagar betis, paling bertahan satu bulan. Tapi kalau masyarakat lapar, mereka pasti berani menyelundupkan barang,”ungkapnya.
Baca juga: Perlintasan di PLBN Labang Nunukan Naik 290 Persen, Didominasi WNI untuk Kunjungan Keluarga
Oleh sebab itu, pihaknya lebih mendorong agar negara hadir dan lebih memprioritaskan kesejahteraan masyarakat perbatasan agar tindak kejahatan dapat ditekan.
“Masalah pertahanan dan keamanan ini harus berbanding lurus dengan kesejahteraan. Kalau hanya pagar betis satu bulan juga sudah rusak,” tandasnya.
(*)
Penulis : Desi Kartika Ayu Nuryana
Badan Pengelola Perbatasan Daerah
Ferdy Manurun Tanduklangi
Pos Lintas Batas Negara
daerah perbatasan
perbatasan
Malaysia
Nunukan
Malinau
Kaltara
Doakan Pengemudi Ojol Korban Terlindas Mobil Rantis Brimob, Polda Kaltara Gelar Sholat Ghoib |
![]() |
---|
Daerah Perbatasan RI-Malaysia Masih Terisolir, Pemprov Kaltara Dorong Penerapan Affirmative Policy |
![]() |
---|
Sekolah Unggulan Garuda Khusus Anak Berprestasi, Ditargetkan Tahun Depan Mulai Proses Pembangunan |
![]() |
---|
Pembangunan Sekolah Unggulan Garuda Nyaris Batal, Kini Kaltara jadi yang Pertama di Kalimantan |
![]() |
---|
Ketua DPRD Kaltara Setuju Ormas Dapat Dana Operasional, Achmad Djufrie: Asal Pengawasan Ketat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.