Berita Nunukan Terkini

Basarnas Nunukan Kaltara Hentikan Sementara Pencarian Diduga ODGJ yang Lompat ke Laut 

Upaya pencarian terhadap Samir (42), seorang pria yang diduga orang dengan gangguan jiwa belum membuahkan hasil, Sabtu (30/08/2025), sore.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
(HO/ Dede)
PENCARIAN ODGJ TENGGELAM - Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, Lanal Nunukan, Polsek Kawasan Pelabuhan, serta dibantu masyarakat setempat diberangkatkan sekitar pukul 14.10 Wita menuju lokasi kejadian. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Upaya pencarian terhadap Samir (42), seorang pria yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) belum membuahkan hasil, Sabtu (30/08/2025), sore.

Sehingga Basarnas Nunukan menghentikan sementara pencarian korban.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Tarakan, Dede Hariana, menjelaskan bahwa korban melompat ke laut sekira pukul 11.50 Wita dan diduga hendak melakukan aksi bunuh diri. Hingga sore hari, tim SAR gabungan belum menemukan keberadaan korban.

"Pencarian hari pertama dilakukan sejak siang dengan metode visual menggunakan rubber boat di sekitar lokasi kejadian. Namun sampai pukul 18.00 Wita hasilnya nihil," kata Dede Hariana kepada TribunKaltara.com.

Baca juga: ODGJ Lompat ke Laut di Pelabuhan Tunon Taka, Basarnas Nunukan Kerahkan Tim SAR Gabungan

Setelah melaksanakan debriefing pada pukul 18.15 Wita, operasi SAR dihentikan sementara. Rencananya pencarian akan kembali dilanjutkan esok Minggu (31/08/2025) mulai pukul 06.30 Wita.

Dalam operasi ini, tim SAR gabungan melibatkan Pos SAR Nunukan, Polairud Polres Nunukan, Lanal Nunukan, Polsek Kawasan Pelabuhan Nunukan, serta masyarakat setempat. 

Sejumlah peralatan diturunkan, di antaranya 1 unit rubber boat, rescue car carrier, perlengkapan medis, serta alat komunikasi.

"Cuaca berawan, tidak ada faktor penghambat berarti di lapangan. Kami akan melanjutkan penyisiran esok hari untuk memperluas area pencarian," tambah Dede.

Baca juga: Sepekan Terima 2 Laporan Warga, Petugas Evakuasi Beruntun Dua ODGJ Impor di Malinau Kaltara

Diketahui, korban Samir merupakan warga asal Jeneponto, Sulawesi Selatan, dan hingga kini masih dalam pencarian.

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved