Berita Nunukan Terkini

Hari Kedua Pencarian, Basarnas Perluas Area SAR Korban Tenggelam di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan

Operasi pencarian Samir yang dilaporkan tenggelam di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, kembali dilanjutkan hari ini Minggu (31/08/2025).

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
HO/ Dede
OPERASI SAR NUNUKAN - Operasi pencarian terhadap seorang pria bernama Samir (42), asal Jeneponto, yang dilaporkan tenggelam di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, kembali dilanjutkan hari ini Minggu (31/08/2025). (HO/ Dede) 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Operasi pencarian terhadap seorang pria bernama Samir (42), asal Jeneponto, yang dilaporkan tenggelam di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, kembali dilanjutkan hari ini Minggu (31/08/2025).

Kepala Seksi Operasi Basarnas Tarakan, Dede Hariana, mengatakan pencarian memasuki hari kedua dengan memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

"Pagi tadi Tim SAR Gabungan sudah melakukan briefing dan melanjutkan pencarian sejak pukul 06.30 Wita. Area pencarian diperluas dengan koordinat batas-batas yang sudah ditentukan," ujar Dede Hariana kepada TribunKaltara.com.

Dede Hariana menjelaskan, Tim SAR Gabungan menyisir area laut dengan koordinat:

Baca juga: Korban Kapal Tenggelam yang Selamat Dipulangkan Konsulat RI Tawau ke Nunukan, Aris: Kami Bersyukur

A. 4° 9'36.74"N 117°39'58.22"E

B. 4° 8'48.70"N 117°39'58.46"E

C. 4° 9'37.35"N 117°40'50.55"E

D. 4° 8'48.95"N 117°40'51.90"E

"Penyisiran dilakukan menggunakan rubber boat dan peralatan SAR lainnya. Kami fokus memperluas area karena ada kemungkinan korban terbawa arus lebih jauh dari titik awal," ucapnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 11.50 WITA, seorang saksi dari Polairud Nunukan melaporkan bahwa korban yang merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) nekat melompat ke laut dengan dugaan mencoba bunuh diri. Hingga kini, korban masih dalam pencarian.

Dalam operasi ini, sejumlah unsur SAR gabungan dilibatkan, diantaranya Pos SAR Nunukan, Polairud Polres Nunukan, Lanal Nunukan, Polsek Kawasan Pelabuhan Nunukan, serta masyarakat sekitar.

Baca juga: Terapung 2 Hari di Laut, ABK Kapal Tenggelam Ditemukan Selamat di Tawau, Konsulat RI Turun Tangan

Adapun alat utama dan peralatan SAR yang digunakan yakni 1 unit rescue car carrier, 1 unit rubber boat, 1 set perlengkapan medis, dan 3 unit alat komunikasi.

"Cuaca berawan, tapi tidak ada hambatan berarti di lapangan. Mudah-mudahan korban bisa segera ditemukan," kata Dede.

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved