Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Antisipasi Kekosongan Stok Komoditas Jelang Natal & Tahun Baru, Pemkot Tarakan Lakukan Ini 

Pemkot Tarakan mulai melakukan antisipasi kekosongan stok komoditas jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 mendatang. Hal ini yang dilakukan.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Tampak komoditas singkong di Pasar Dayak. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKANPemkot Tarakan mulai melakukan antisipasi kekosongan stok komoditas jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 mendatang.

Belum lama ini Wali Kota Tarakan bersama stakeholder menggelar rapat pertemuan sekaligus membahas kondisi inflasi Kota Tarakan.

"Jadi upaya kami, mulai dari sektor perhubungan, dinas terkait kita memetakan sekarang kondisi stok barang di sini kemudian antisipasinya kebutuhan selama beberapa bulan ke depan sampai Nataru," beber Wali Kota Tarakan, dr Khairul.

Baca juga: Pasokan Cabai dan Ayam Ras Melimpah, Tekanan Inflasi Rendah, Deflasi Tarakan di Angka 0,13 Persen

Ia menegaskan jelang Nataru hal-hal seperti itu sudah harus diantisipasi sejak dari sekarang. Dan harus memeriksakan komoditas apa saja yang perlu ditambah pasokannya misalnya agar tidak terjadi lonjakan harga.

"Dan itu nanti akan saya tugaskan kepada Bulog, Perumda Agrobisnis, Perumda Aneka Usaha untuk menjadi penyangga (buffer) antisipasi lonjakanya itu," tegasnya.

Baca juga: Tekanan Inflasi Turun karena Pasokan Terjaga, Bawang Merah Masih Ikut Sumbang di Angka 0,04 Persen

Adapun antisipasi menjaga stok komoditas lanjut Khairul, melihat beberapa di antaranya seperti cabai lokal sudah bisa sebenarnya memenuhi kebutuhan warga Tarakan.

"Bahkan sekarang over suplai. Nah tinggal beras, cek Bulog cukup beberapa bulan ke depan, gula juga sedang kita redistribusikan dan daging, ayam termasuk juga ada suplai dari Gorontalo untuk Sapi saya kira cukup," ujarnya.

Tampak komoditas ayam potong di Pasar Gusher.
Tampak komoditas ayam potong di Pasar Gusher. (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

Ia melanjutkan menyoal inflasi di Kaltara maupun di Tarakan relatif terkendali. Dan dalam pertemuan beberapa hari lalu, sepakat mengamankan sampai di akhir 2021. Salah satunya, jelang Nataru ini perlu diwaspadai dan ada beberapa menjadi catatan.

Baca juga: 5 Komoditas Sebabkan Inflasi di Tarakan, Walikota Tarakan dr Khairul : Nilai Terbesar Bawang Merah

Namun lanjutnya semua elemen berkomitmen sepakat menjaga pasokan. "Baik itu holtikultura, dan lainnya," ujarnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved