Minggu, 26 April 2026

Berita Nunukan Terkini

Kabar Terbaru Eks Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar Usai Dicopot, Postingan di Instagram Disorot

Kabar terbaru AKBP Syaiful Anwar usai dicopot dari jabatan Kapolres Nunukan dan diperiksa Propam Polda Kaltara, postingannya di Instagram disorot.

Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/FELIS
Kapolres Nunukan, AKBP Syaiful Anwar. TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis. 

"Hanya luka ringan dan sekarang sudah mau dibawa pulang," ujar Kapolda Jawa Tengah saat itu, Irjen Rycko Amelza Dahniel.

Baca juga: 2 Napi Kabur dari Lapas Terus Diburu, Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar: Jejaknya Lumayan Sulit

Viral dugaan penganiayaan terhadap anggota polisi yang dilakukan seorang Perwira Polisi di Polres Nunukan.
Viral dugaan penganiayaan terhadap anggota polisi yang dilakukan seorang Perwira Polisi di Polres Nunukan. (IST/tangkapan layar twitter)

AKBP SA Sempat Mutasi Anak Buah yang Dianiayanya

Usai menganiaya anak buanya, Brigadir SL, AKBP SA sempat memutasinya ke Polsek perbatasan Malaysia.

Mutasi Brigadir SL itu tertuang dalam surat telegram bernomor ST/30/X/2021.

"Kapolres mengeluarkan TR mutasi kepada anggota namanya Brigadir SL yang dipukul itu dari Banit Bintara Unit PIK NIK Polres Nunukan jadi ke Polsek yang berbatasan dengan Malaysia," kata Kabid Humas Polda Kaltara, Kombes Pol Budi Rachmad, saat dikonfirmasi Tribunnews, Selasa (26/10/2021).

Namun, setelah video penganiayaan yang dilakukan AKBP SA viral, surat telegram itu dibatalkan.

Pembatalan itu berdasarkan perintah Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono.

"Nah TR itu perintah Pak Kapolda suruh dibatalkan dianggap batal kan perintah Kapolda."

"Kemudian Kapolres Nunukan dikeluarkan SKEP, rencananya dikeluarkan SKEP penonaktifan Kapolres Nunukan," urainya.

Diketahui, insiden penganiayaan yang dilakukan AKBP SA bermula saat ia mencari keberadaan Brigadir SL, namun tidak ada.

Ia pun emosi dan menganiaya Brigadir SL begitu anak buahnya itu muncul di hadapannya.

"Kalau yang beredar laporannya yang bersangkutan anggota PIK itu pada saat acara mungkin ada gangguan signal itu kan, itu kan bagian PIK."

"Nah dipanggil tidak ada, mungkin Kapolres marah kan. Kalau laporan itu yang beredar di group seperti, tapi kan saya perlu klarifikasi dulu Kapolresnya seperti apa kan," tuturnya.

Baca juga: Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar Perintahkan Satresnarkoba & Polsek Tembak di Tempat Bandar Sabu

(*)

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved