Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Kabar Terbaru Eks Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar Usai Dicopot, Postingan di Instagram Disorot

Kabar terbaru AKBP Syaiful Anwar usai dicopot dari jabatan Kapolres Nunukan dan diperiksa Propam Polda Kaltara, postingannya di Instagram disorot.

Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/FELIS
Kapolres Nunukan, AKBP Syaiful Anwar. TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis. 

Tak hanya itu, Polda Kaltara juga telah mencopot AKBP SA dari jabatannya sebagai Kapolres Nunukan.

"Sudah diperiksa. Tindak lanjutnya perintah Kapolda diproses tuntas."

"Karo SDM telah menonaktifkan yang bersangkutan (dari jabatannya)," ungkap Supit.

Baca juga: Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar Ungkap Identitas Mayat Misterius, Polisi Bakal Lakukan Outopsi

Profil Kapolres Nunukan AKBP SA

Tak banyak informasi mengenai Kapolres Nunukan, AKBP SA.

Dikutip dari laman Biro SDM Polda Jateng, AKBP SA merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1999.

Kemudian di tahun 2007, ia lulus dari Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).

Sepuluh tahun kemudian, tepatnya 2017, AKBP SA lulus dari Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen).

Di tahun 2000, ia tercatat pernah mengikuti pendidikan dasar perwira (daspa) Brimob.

Ia juga pernah mengikuti Dikjab Danki pada 2003.

Sebelum menjadi Kapolres Nunukan, AKBP SA sempat menjabat sebagai Komandan Batalyon Gegana Brimob.

Saat menjabat sebagai Komandan Batalyon Gegana Brimob, ia pernah menjadi korban ledakan gudang senjata Mako Brimob di Srondol, Semarang, Jawa tengah pada September 2019.

Dilansir Tribunnews, AKBP SA satu-satunya korban dalam insiden tersebut.

Ia dilarikan ke RS Banyumanik yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Kala itu, ia hanya menderita luka ringan.

"Hanya luka ringan dan sekarang sudah mau dibawa pulang," ujar Kapolda Jawa Tengah saat itu, Irjen Rycko Amelza Dahniel.

Baca juga: 2 Napi Kabur dari Lapas Terus Diburu, Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar: Jejaknya Lumayan Sulit

Viral dugaan penganiayaan terhadap anggota polisi yang dilakukan seorang Perwira Polisi di Polres Nunukan.
Viral dugaan penganiayaan terhadap anggota polisi yang dilakukan seorang Perwira Polisi di Polres Nunukan. (IST/tangkapan layar twitter)

AKBP SA Sempat Mutasi Anak Buah yang Dianiayanya

Usai menganiaya anak buanya, Brigadir SL, AKBP SA sempat memutasinya ke Polsek perbatasan Malaysia.

Mutasi Brigadir SL itu tertuang dalam surat telegram bernomor ST/30/X/2021.

"Kapolres mengeluarkan TR mutasi kepada anggota namanya Brigadir SL yang dipukul itu dari Banit Bintara Unit PIK NIK Polres Nunukan jadi ke Polsek yang berbatasan dengan Malaysia," kata Kabid Humas Polda Kaltara, Kombes Pol Budi Rachmad, saat dikonfirmasi Tribunnews, Selasa (26/10/2021).

Namun, setelah video penganiayaan yang dilakukan AKBP SA viral, surat telegram itu dibatalkan.

Pembatalan itu berdasarkan perintah Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono.

"Nah TR itu perintah Pak Kapolda suruh dibatalkan dianggap batal kan perintah Kapolda."

"Kemudian Kapolres Nunukan dikeluarkan SKEP, rencananya dikeluarkan SKEP penonaktifan Kapolres Nunukan," urainya.

Diketahui, insiden penganiayaan yang dilakukan AKBP SA bermula saat ia mencari keberadaan Brigadir SL, namun tidak ada.

Ia pun emosi dan menganiaya Brigadir SL begitu anak buahnya itu muncul di hadapannya.

"Kalau yang beredar laporannya yang bersangkutan anggota PIK itu pada saat acara mungkin ada gangguan signal itu kan, itu kan bagian PIK."

"Nah dipanggil tidak ada, mungkin Kapolres marah kan. Kalau laporan itu yang beredar di group seperti, tapi kan saya perlu klarifikasi dulu Kapolresnya seperti apa kan," tuturnya.

Baca juga: Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar Perintahkan Satresnarkoba & Polsek Tembak di Tempat Bandar Sabu

(*)

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved