Breaking News:

Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar Perintahkan Satresnarkoba & Polsek Tembak di Tempat Bandar Sabu

Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar perintahkan Satresnarkoba & Polsek tembak di tempat bandar sabu.

TRIBUNKALTARA.COM/FELIS
Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar saat konferensi pers penangkapan tersangka penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu dengan berat bruto sekira 2 kilogram, di Mako Polres Kabupaten Nunukan, Jumat (11/12/2020), pagi. (TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Kapolres Nunukan, AKBP Syaiful Anwar perintahkan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) dan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) untuk menembak di tempat bandar sabu, apabila ini.

Upaya penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu belakangan ini cukup menyita perhatian publik Nunukan.

Lantaran, belum lama ini dikabarkan penyelundupan sabu dengan berat bruto (BB) 2 kilogram dari Tawau, Malaysia oleh dua warga Filipina, kini terjadi lagi.

Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar saat konferensi pers penangkapan tersangka penyelundupan golongan I jenis Sabu dengan berat bruto sekira 2 kilogram, di Mako Polres Kabupaten Nunukan, Jumat (11/12/2020), pagi. (TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis)
Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar saat konferensi pers penangkapan tersangka penyelundupan golongan I jenis Sabu dengan berat bruto sekira 2 kilogram, di Mako Polres Kabupaten Nunukan, Jumat (11/12/2020), pagi. (TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis) (TRIBUNKALTARA.COM/FELIS)

Baca juga: Polres Nunukan Ungkap & Gagalkan Penyelundupan Sabu 2 Kg Asal Tawau Malaysia, Tangkap 2 Tersangka

Baca juga: KSOP Tarakan Gelar Rakor Soal Pengamanan Angkutan Laut Jelang Nataru, Singgung Penyebaran Covid-19

Baca juga: Perdana Berkunjung ke Malinau, Pangdam VI/Mulawarman Tinjau Tugas Pengamanan Wilayah Perbatasan

Dijelaskan, pada 6 Desember lalu sekira pukul 08.00 Wita, personel Satresnarkoba berhasil gagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu dengan BB 2 kilogram.

Atas kejadian itu, AKBP Syaiful Anwar mengatakan, dirinya sudah memerintahkan kepada Satresnarkoba dan jajaran Polsek untuk menembak di tempat bandar sabu apabila apes ketangkap pihaknya.

"Dua warga Filipina yang tinggal di Tawau masih dalam proses pengembangan. Saya sudah perintahkan kepada Satresnarkoba dan jajaran Polsek untuk tembak di tempat apabila apes ketangkap bandarnya," kata Syaiful Anwar kepada TribunKaltara.com, sesuai konferensi pers di Mako Polres Nunukan, Jumat (11/12/2020), pukul 11.30 Wita.

Hal itu dilakukan, lantaran dia mengaku, sudah bertahun-tahun Kabupaten Nunukan menjadi tempat penyelundupan narkoba dari Malaysia.

"Sudah cukup selama ini bertahun-tahun kita dijadikan tempat penyelundupan narkoba dari Malaysia," ucap Syaiful Anwar.

Baca juga: Rekapitulasi Suara Pilgub Kaltara Tingkat Kecamatan, Taufik Akbar: Insya Allah Selesai Dalam 2 Hari

Baca juga: Pelepasan Pindah Tugas Kasdim Mayor Inf Thohar, Dandim 0907 Tarakan Harap Silaturahmi Tetap Terjaga

Baca juga: Pilkada Serentak 2020 Selesai, Ketua KPU Kaltara Suryanata Al Islami : Kami Apresiasi Semua Paslon

Dia berharap aparat Polis Malaysia komitmen dalam melakukan blok peredaran narkoba yang diselundupkan dari Tawau, Malaysia.

Meskipun beberapa waktu lalu, aparat Polis Malaysia melakukan penangkapan sabu dengan modus yang sama seperti yang diungkap di Sebatik belum lama ini.

"Mudahan mereka komitmen sama blok peredaran narkoba yang diselundupkan dari jalur Tawau.
Kami akan lakukan tembak ditempat kalau bandar apes ketangkap.
Modus yang belum lama ini ditangkap, barang bukti dimasukkan ke dalam kemasan teh cina. Mereka ungkap 50 bal ukuran besar, BB 50 kilogram," ungkap Syaiful Anwar.

( TribunKaltara.com / Felis )

Penulis: Febrianus Felis
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved