Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Pasutri di Kabupaten PPU Kaltim Dirampok Dua Pria Bercadar, Bawa Lari Uang Tunai Rp 50 Juta 

Aksi perampokan terjadi di PPU, Provinsi Kalimantan Timur, korbannya merupakan pasutri dan perampok bawa lari uang tunai Rp 50 juta.

Editor: Junisah
TRIBUNKALTIM.CO
Kasat Reskrim Polres PPU Iptu Dian Kusnawan 

TRIBUNKALTARA.COM, PENAJAM - Aksi perampokan terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) belum lama ini, tepatnya Rabu (27/10/2021).

Perampokan dilakukan oleh dua orang pria yang menggunakan cadar dan membawa senjata.

Perampok berhasil membawa uang tunai sebesar Rp 50 Juta. 

Korban perampokan merupakan pasangan suami istri (pasutri) yang tinggal di Jalan Petung Cengkeh  Kelurahan Giripurwa Kecamatan Penajam. 

Baca juga: Gadis 17 Tahun jadi Korban Perampokan di Dalam Angkot Jakarta, Polisi Sampai Bentuk Tim Kejar Pelaku

Peristiwa perampokan bermula, ketika pasutri usai melaksanakan salat Mahgrib, Tiba-tiba dua orang pria yang menggunakan cadar datang dan langsung menodong senjata ke arah korban. 

Aksi perampokan diketahui warganet, setelah anak korban menuliskan kronologi perampokan yang dialami orangtuanya  melalui akun media sosialnya.

Baca juga: Aksi Perampokan di Balikpapan Jaringan Internasional, Pelaku Terpaksa Didor, Berikut TKP di 8 Negara

Terkait perampokan ini, Kapolres PPU AKBP Hendrik Hermawan melalui Kasat Reskrim Polres PPU Iptu Dian Kusnawan mengatakan, pihaknya telah menerima laporan tersebut 

"Kami telah mendapatkan laporan. Setelah kejadian tersebut habis mangrib korban langsung buat laporan. Kemudian kita datang ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) kita lakukan olah TKP kemudian kita periksa saksi-sakai termasuk korban sudah kita periksa semua," kata Dian, Jumat (29/10/2021).

Angkot yang ditumpangi penumpang perempuan dan jadi korban perampokan diamankan polisi.
Angkot yang ditumpangi penumpang perempuan dan jadi korban perampokan diamankan polisi. (Ist via Warta Kota)

Dijelaskan Kasat Reskrim bahwa diduga pelaku melakukan aksinya dengan modus berpura-pura bertamu. Kedua pelaku menggunakan kerudung tertutup cadar.

"Kalau berdasarkan keterangan dari korban, mereka pura-pura bertamu, tapi kemudian merekamelakukan kejahatan. diduga dua orang itu laki-laki dan dua-duanya pakai cadar, informasi yang kita dapat seperti itu," ujar Dian.

Baca juga: Intensifkan Patroli Pasca Perampokan, Polres Tarakan Evaluasi Pembekalan Pelatihan Satuan Pengamanan

Dian menerangkan bahwa kedua pelaku melakukan pengancaman kepada korban menggunakan parang dan pisol. Namun Kasat Reskrim belum bisa memastikan apakah pistol tersebut asli atau mainan.

"Pasti (melakukan pengancaman) mereka membawa pistol tapi belum di Pastika itu asli atau mainan," ujarnya.

Informasi yang didapat bahwa, kedua pelaku diduga membawa lari uang korban senilai kurang lebih Rp 50 juta.

Baca juga: Kronologi Perampokan Rumah Elit di Balikpapan, Gondol Perhiasan & Uang, Sekuriti Sempat Kejar Rampok

"Sekitar Rp 50 juta, infomasinya cash tapi masih penyelidikan karena semua memerlukan pembuktian," pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved