Berita Otomotif Terkini
Harga Komoditas Tambang dan Perkebunan Tumbuh, Penjualan Isuzu D-Max Terdongkrak
Pertumbuhan harga komoditas perkebunan dan pertambangan dalam beberapa bulan ini ikut mendongkrak penjualan otomotif, khususnya Isuzu D-Max.
Yohanes mengatakan, sektor pertambangan, perkebunan, dan kehutanan sangat membutuhkan dukungan kendaraan operasional yang tangguh, mumpuni, dan hemat bahan bakar.
Oleh karena itu, kehadiran All New Isuzu D Max diharapkan dapat menjawab kebutuhan ketiga sektor tersebut agar bisa meningkatkan kinerjanya dan memberikan kontribusi lebih besar lagi bagi ekonomi nasional.
Pihaknya juga menyiapkan rotasi part yang bisa diakses oleh customer untuk mendukung kelancaran operasional kerja mereka di lokasi yang jauh dari kota.
Baca juga: Produk Terbaru Xenia Tawarkan Kenyamanan Prima, Inilah Harga dan Keunggulan Mobil Daihatsu Ini
Saat menjual All New Isuzu D-Max, Astra Isuzu juga memberi solusi tuntas melalui kemudahan soal service dan sparepart on site atau di lokasi kerja perusahaan konsumen.
“Keunggulan Astra Isuzu, kami memiliki jaringan dan kualitas layanan dari seluruh dealer di seluruh wilayah Indonesia,” tutur dia.
Terkait proyeksi penjualan, Yohanes Pratama mengatakan, pihaknya enggan bermuluk-muluk. Pihaknya berharap penjualan All New Isuzu D-Max bisa di kisaran 200 unit per bulan.
Saat membuka GIIAS 2021, Airlangga Hartarto mengatakan, naiknya harga komoditas juga memicu lonjakan penjualan otomotif.
Ia memperkirakan, penjualan otomotif tahun ini bisa menembus angka 850.000 unit, jauh di atas angka tahun lalu yang sekitar 530.000 unit.
Industri otomotif juga bisa memanfaatkan peluang kenaikan harga CPO dengan mengadopsi program menekan perubahan iklim. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/isuzu-dmax.jpg)