Berita Malinau Terkini
Harga CPO Melambung, Pabrik Pengolahan Sawit di Malinau Beroperasi Lagi Mulai Hari Ini
Harga Crude Palm Oil atau CPO yang kini meroket di pasar global membuat usaha perkebunan sawit kembali dilirik.
Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Harga Crude Palm Oil atau CPO yang kini meroket di pasar global membuat usaha perkebunan sawit kembali dilirik.
Di Malinau, usaha perkebunan kelapa sawit sempat menciut sekira tahun 2019 silam karena sulitnya hilirisasi sawit milik petani.
Baca juga: Plasma Sawit 20 Persen dari PT Gawi Plantations, Berikut Pernyataan Bupati Bulungan Syarwani
Saat ini sejumlah lahan perkebunan sawit kembali produktif akibat melonjaknya harga tandan buah segar atau TBS Sawit di pasaran.
Serapan TBS dan hilirisasi usaha perkebunan sawit di Malinau didukung dengan beroperasinya kembali Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit PT Bukit Borneo Sejahtera (PT BBS).
Bupati Malinau, Wempi W Mawa menyampaikan pengoperasian kembali Pabrik Pengolahan Sawit memberikan jaminan hilirisasi hasil perkebunan di Malinau.
"Pabrik ini sempat berhenti beroperasi karena pandemi, kurang lebih seumuran Covid-19, 2 tahun lebih.
Hari ini kembali beroperasi lagi. Yang penting, masyarakat, petani mengetahui pabrik ini sudah beroperasi kembali," ujarnya, Rabu (1/12/2021).
Pabrik pengolahan kelapa sawit PT BBS tersebut diklaim dapat mengolah sekira 20 ton TBS per jam, produksi maksimal diperkirakan dapat mengolah 400 ton sehari.
Bupati dan FKPD Malinau didampingi Direktur Utama PT BSS, Hans Leo Schaefer siang tadi memantau kesiapan alat dan mesin pengolahan di Pabrik tersebut.
"Tadi kita sudah melihat, mesin berfungsi dengan baik. Apalagi, transaksinya langsung di tempat, setelah ditimbang langsung dibayar," ungkap Wempi W Mawa.
Pengoperasian kembali pabrik pengolahan kelapa sawit menjadi CPO tersebut diharapkan dapat menjamin serapan perkebunan sawit di Malinau.
"Hadirnya pemerintah daerah hari ini adalah dukungan agar pabrik ini dapat terus beroperasi. Utamanya untuk kesejahteraan petani sawit dan masyarakat di Kabupaten Malinau," katanya.
Baca juga: Konflik Plasma Sawit, Pemkab dan Polres Bulungan Bertemu 18 Perwakilan Warga Desa dari 4 Kecamatan
Terhitung mulai hari ini, Rabu 1 Desember 2021, Pabrik milik PT BBS mulai efektif menerima hasil panen sawit di Kabupaten Malinau.
Pabrik Pengolahan Sawit PT BBS tersebut beralamat di Jalan SSJU Swadaya, RT 4 Desa Kuala Lapang, Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara.
(*)
Penulis : Mohammad Supri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/bupati-malinau-wempi-w-mawa-memantau-pengoperasian-pabrik-pengolahan-kelapa-sawit.jpg)