Berita Kaltara Terkini

Akhir 2021, Kaltara Ekspor Produk Pertanian Ini, Target Januari 2022 Minimal 28 Ton Jagung

Di penghujung tahun 2021, Kaltara melakukan ekspor sejumlah komoditas pertanian dengan negara tujuan Vietnam dan Malaysia, Jumat (31/12/2021).

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Pelepasan ekspor komoditas pertanian Kaltara bertempat di gudang PT Trisurya Mitra Utama, Tanjung Selor, beberapa komoditas yang diekspor diantaranya palm kelner expeller, lada biji, kakao biji, dan kernel kelapa sawit. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Di penghujung tahun 2021, Kaltara melakukan ekspor sejumlah komoditas pertanian dengan negara tujuan Vietnam dan Malaysia, Jumat (31/12/2021).

Beberapa komoditas yang diekspor diantaranya ialah palm kelner expeller, lada biji, kakao biji, dan kernel kelapa sawit.

Kegiatan pelepasan ekspor ini adalah bagian dari Gebyar Ekspor yang dilaksanakan secara serentak di 34 provinsi se-Indonesia oleh Kementan RI dan Polri.

Baca juga: Dulu Jual Ikan di Pasar Tawau, Kini Rustan Jadi Eksportir & Miliki Lahan Sawit Ratusan Hektare

Acara yang bertempat di gudang milik PT Trisurya Mitra Utama, Tanjung Selor, dihadiri oleh Bupati Bulungan Syarwani, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara Heri Rudiyono, Plt Asisten 2 Bidang Kaltara Udau Robinson, Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona, dan Dandim 0903/Bulungan Kolonel Inf Akatoto, serta pengusaha eksportir dari PT Trisurya Mitra Utama, Anya Mandalika.

Menurut Anya, komoditas andalan dari Kaltara ialah lada, dengan tujuan utama ekspor ialah Vietnam dan China.

Menurutnya, dalam setahun pihaknya mampu mengekspor hingga puluhan ton lada ke dua negara tersebut.

Baca juga: Permintaan Komoditas Hortikultura Meningkat, Peluang Besar Bagi Ekspor Pertanian Indonesia

"Kalau saat ini lada, karena yang memungkinkan untuk ekspor ini masih lada," kata Anya Mandalika.

"Kalau lada umumnya 1-5 kontainer, satu kontainer itu bisa 28 ton, itu produk Kaltara. Negara tujuan Vietnam dan China karena itu permintaan yang banyak terus menerus," tambahnya.

Pelepasan ekspor komoditas pertanian Kaltara bertempat di gudang PT Trisurya Mitra Utama, Tanjung Selor, beberapa komoditas yang diekspor diantaranya palm kelner expeller, lada biji, kakao biji, dan kernel kelapa sawit.
Pelepasan ekspor komoditas pertanian Kaltara bertempat di gudang PT Trisurya Mitra Utama, Tanjung Selor, beberapa komoditas yang diekspor diantaranya palm kelner expeller, lada biji, kakao biji, dan kernel kelapa sawit. (TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI)

Anya menyampaikan, lada yang diekspor berasal dari para petani di beberapa daerah di Bulungan.

Perempuan yang juga duduk sebagai Operating Director PT Trisurya Mitra Utama ini mengatakan, pada tahun depan pihaknya akan mengekspor komoditas jagung ke Vietnam dan China.

Baca juga: Dari Sawit hingga Daging Sapi, Kalimantan Utara Siapkan Ekspor Komoditas Unggulan Pertanian

"Ke depan di Januari kita start untuk jagung juga, karena untuk ekspor itu ada minimal paling sedikit itu 28 ton," ujarnya.

"Kalau jagung tujuan juga Vietnam dan China, itu asalnya dari Bulungan, itu di Kelubir," katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Karantina Pertanian Tarakan, Ahmad Alfaraby mengatakan, kegiatan ekspor serentak di 34 provinsi ini adalah awal dari gerakan tiga kali ekspor yang digagas oleh Kementan hingga 2024 mendatang.

"Ini adalah gerakan tiga kali ekspor, hari ini semua provinsi melakukan ekspor, jumlah totalnya tadi itu ada Rp 14,4 triliun se-Indonesia," kata Ahmad Alfaraby.

Ahmad Alfaraby mengatakan, pihaknya terus membantu pelaku ekspor untuk memperlancar ekspor produk-produk pertanian. Salah satunya dengan melakukan sistem jemput bola pemeriksaan produk ekspor.

Baca juga: Ekspor Terbesar Kalimantan Utara Berasal dari Sektor Tambang

"Kami dari karantina ingin membuat ini lancar, tidak ada hambatan di lapangan, di pelabuhan tidak ada hambatan, jadi semua kita perlancar ekspor ini," ujarnya.

"Kita sekarang melakukan pemeriksaan di tempat pemilik, jadi di pelabuhan tinggal pengangkutan saja, jadi kita datangi kita yang jemput bola sekarang ini untuk perlancar ekspor," tuturnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved