Berita Tarakan Terkini

Hasil Evaluasi Posko Nataru, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Tarakan Soroti Penumpukan Penumpang

Pasca penutupan posko Nataru pekan kemarin, sejumlah evaluasi dilakukan instansi berwenang termasuk Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tarakan.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Aktivitas tracing di pintu masuk Pelabuhan Malundung Kota Tarakan beberapa waktu lalu. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

Perlu diketahui, kegiatan tracing untuk KKP hanya dilakukan di pintu masuk di pelabuhan.

Baca juga: Swab PCR 16 PMI Tinggal di Rusunawa Positif Covid-19, KKP Nunukan Langsung Rujuk ke Rumah Sakit

“Kalau ada sesuatu kasus, kami koordinasi dengan kabupaten/kota ada namanya karantina wilayah. Kami dibatasi teritorialnya hanya di pelabuhan,” urainya.

Sejauh ini lanjutnya, untuk KKP sendiri, jika ada ditemukan sesuatu yang mencurigakan mengarah pada ciri-ciri Covid-19 maka akan diserahkan kepada Satgas.

“Kan misalnya di bandara dan pelabuhan ada namanya e-HAC, ada sifatnya elektronik dan manual. Semua bisa dipantau di sana,” lanjutnya.

Termasuk lanjutnya deteksi dini Omicron, perlakuannya hampir sama dengan varian lainnya.

“Kalau ditemukan akan kami kerja sama dengan dinas terkait dan dikirim sampelnya. Antisipasi masuk Omicron di KKP semua sama protapnya,” bebernya.

Pengawasan yang dilakukan kepada mereka yang baru datang caranya berbeda. Belum tentu mereka yang terkena Covid-19 langsung merasakan gejala demam.

“Jadi ada namanya masa inkubasi, makanya saat pulang ke daerah ketahuan, baru kelihatan dia mendapat dari mana, kami tracing orang-orang sekitar dia,” pungkasnya.

Baca juga: KKP Kelas II A Tarakan Bakal Siapkan Vaksin Gratis Bagi Penumpang, Teknis Pelayanan Masih Dibahas

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved