Berita Tarakan Terkini

Tangani Kasus Asusila yang Dilakukan Oknum Guru, Polisi Libatkan LPSK, Psikolog dan Pemkot Tarakan

Kasus asusila yang dilakukan oknum guru mengaji berinisial AR (27) masuk dalam tahap penyidikan di Polres Tarakan.

Editor: Amiruddin
HO/POLRES TARAKAN
AR (27) saat ditampilkan dalam rilis pers di Polres Tarakan, Selasa (18/1/2022). HO/POLRES TARAKAN 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Kasus asusila yang dilakukan oknum guru mengaji berinisial AR (27) masuk dalam tahap penyidikan di Polres Tarakan.

Hasil pengembangan awal dikatakan Kapolres Tarakan AKBP Taufik Nurmandia didampigi Kasat Reskrim Polres Tarakan, IPTU Muhammad Aldi, AR diketahui mengajar di salah satu TPA yang berlokasi di Kelurahan Selumit Pantai.

Baca juga: Selidiki Lokasi Transaksi Narkoba, Polres Tarakan Bekuk Pengedar, Dapati Sabu 48,55 Gram Dalam Saku

Karena saat ini dalam tahap renovasi, maka kegiatan dipindahkan ke kontrakan milik TH yang berlokasi di Kelurahan Selumit Pantai.

Diakui AR saat ditanya awak media, ia mengajar sejak tiga tahun lalu.

Total ada 5 pengajar guru mengaji dengan jumlah murid sekitar 80 anak.

AR tak berkutik saat ditanya oleh Kasat Reskrim Polres Tarakan apakah menyesal melakukan perbuatan tersebut.

“Menyesal pak,” ungkap AR di hadapan awak media saat rilis pers, Selasa (18/1/2022) kemarin.

AR (27) tak berkutik saat ditampilkan dalam rilis pers Polres Tarakan, Selasa (18/1/2022). HO/ POLRES TARAKAN
AR (27) tak berkutik saat ditampilkan dalam rilis pers Polres Tarakan, Selasa (18/1/2022). HO/ POLRES TARAKAN (HO/ POLRES TARAKAN)

Kronologisnya sendiri terjadi pada tanggal 1 Januari 2022 lalu sekitar pukul 23.30 WITA.

Ada lima korban dan semuanya berada di bawah umur itu, berkumpul di kontrakan milik TH warga Selumit Pantai.

Kontrakan TH sementara digunakan untuk mengaji karena lokasi kegiatan mengaji mereka dalam renovasi.

Dan kejadian itu bermula dari AR memanggil A (nama korban diinisialkan) ke dalam toilet.

Di toilet, tersangka AR menanyakan kepada A apakah sudah pernah m*sturb*si dan pernah menonton film dewasa.

Tersangka juga menanyakan penyesalan kepada korbannya, apakah menyesal melakukan hal-hal tersebut dan menggiring opini, bahwa penyesalan itu ketika sudah melakukan hubungan badan dengan orang lain.

Baca juga: Dibekuk Satnarkoba Polres Tarakan di Kamar Hotel, Residivis AN Akui Dapat Sabu dari Malaysia

Dan setelah itu, tersangka melakukan tindak pelecehan ke korbannya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved