Kamis, 23 April 2026

Berita Tarakan Terkini

Pakai Sistem Sharing Fee, Pendapatan Tertinggi Agen BRILink Bisa Tembus Rp 25 Juta

Tercatat di Kota Tarakan saat ini ada sekitar 260 agen BRILink yang tersebar di empat kecamatan.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Sumarsono
HO
Ilustrasi agen BRILink di Kota Tarakan. HO/DOKUMENTASI HUMAS BRI 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Tercatat di Kota Tarakan saat ini ada sekitar 260 agen BRILink yang tersebar di empat kecamatan.

Dari ratusan agen yang tersebar, di antaranya ada banyak yang sebenarnya memiliki unit usaha utama seperti sembako, toko ritel dan usaha lainnya.

Namun faktanya laporan yang masuk ke pihak BRI Cabang Tarakan, pendapatan menjadi agen BRILink justru lebih besar dari unit usaha utama yang dimiliki.

Pimpinan BRI Cabang Tarakan, Doan Taurino Arief mengungkapkan, fakta laporan masuk ke pihaknya, ada agen BRILink sebelumnya sudah memiliki toko sembako. Lalu memutuskan menjadi agen. Dan penghasilan yang diperoleh justru lebih besar dari penghasilan sembako.

Baca juga: Ingin Jadi Agen BRILink, Berikut Cara, Syarat dan Dokumen yang Harus Dipenuhi

“Karena begini, misalnya dia punya toko atau kios, lalu ada yang datang belanja, melihat ada layanan BRILink, jadi bisa sekalian transaksi,” urainya.

Lebih lanjut beber Arief, agen BRILink juga ada yang proaktif terjun ke masyarakat mencari pelanggan yang ingin memanfaatka jasanya.

“Membantu membayarkan listrik misalnya, membayarkan air PDAM atau pulsa hp dan tagihan lainnya, mereka aktif menawarkan sistemnya jemput bola,” urainya.

Alat pembayarannya sendiri ada yang menggunakan sistem gesek dan ada yang menggunakan android lewat website. Rerata menggunakan android lebih mudah.

Adapun lanjutnya, konsep pendapatan agen melalui sistem sharing fee. Sharing fee diberikan untuk agen. Dan adapula biaya transfer yang diterapkan agen dan nominalnya dipatok oleh agen itu sendiri.

“Untuk biaya ada standar dari BRI silakan. Kalau ada tempat agak jauh itu kebijakan agen.

Baca juga: Cerita Dahlia Pemilik Warung Sembako, 2 Tahun jadi AgenBRILink, Sebut Banyak Pelanggan Ikut Belanja

Misalnya contoh warga Binalatung mau ke BRI, nah karena jauh ditambah mengeluarkan ongkos ke sana dan tenaga, lebih memilih menggunakan jasa agen brilink. Biasanya misalnya agen mematok Rp 5 ribu,” jelasnya.

Ia melanjutkan, dari sharing fee, mereka juga mendapatkan kelebihan biaya administrasi. Sharing fee diperoleh bergantung besaran transaksi.

“Dia hanya menyetorkan ke BRI. Dan tidak mengantre bagi agen BRILink,” urainya.

Pada dasarnya lanjut Arief, sudah ada alat di sistem gesek yang disediakan, dan agen menjadi operator melalui rekening agen Brilink. “Jadi perantara,” jelasnya.

Nanti ada juga diberikan reward dari BRI yang tertinggi melakukan transaksi. Jumlah tertinggi di Tarakan sendiri untuk agen Brilink bisa memeroleh pendapatan bersih bisa sampai Rp 25 juta per bulannya.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved