Pemindahan IKN

Tahap Awal Pembangunan IKN Nusantara dan Skema Pembiayaan

Penandatanganan UU IKN menjadi pertanda diawalinya tahapan pembangunan IKN Nusantara di Sepaku, Panajam Paser utara dan Kutai Kartanegara (Pakunegara)

Editor: Sumarsono
IST
Dr Isradi Zainal, Rektor Universitas Balikpapan 

Oleh: Dr Isradi Zainal

Rektor Universitas Balikpapan, Ketua PII Kaltim, Sekjen Forum Rektor PII

TRIBUNKALTARA.COM – Undang-Undang Ibu Kota Negara (UU IKN) yang kemudian diberi nama IKN Nusantara sudah disahkan DPR RI pada 18 Januari 2022.

Sebulan kemudian, tepatnya 18 Februari 2022, UU IKN ditandatangani Presiden Joko Widodo, yakni UU Nomor 3 tahun 2022.

Penandatanganan UU IKN menjadi pertanda diawalinya tahapan pembangunan IKN Nusantara di Sepaku, Panajam Paser utara dan Kutai Kartanegara (Pakunegara), Kalimantan timur.

Dikutip dari Bisnis Indonesia (2022), tahapan pembangunan IKN Nusantara dibagi menjadi tahapan awal 2022-2024 , tahap II 2025-2035, tahap III 2035-2045, tahap IV 2045-selanjutnya.

Baca juga: Luasan IKN Nusantara Sudah Ditetapkan, Berikut Batas Wilayah Ibu Kota Negara, Lahan PPU Terancam?

Di tahap awal akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur seperti Istana Kepresidenan, gedung DPR MPR RI, perumahan, pembangunan infrastruktur dasar untuk 500.000 penduduk, dan pemindahan ASN tahap awal.

Tahap II, akan dibangun pusat inovasi dan ekonomi, pengembangan sektor ekonomi prioritas dan penyelesaian pemindahan pusat pemerintahan.

Tahap III, dibangun infrastruktur dan ekosistem tiga kota, menjadi destinasi FDI pertama untuk sektor prioritas, menjadi 5 besar destinasi utama di Asia Tenggara dan mendorong jaringan utilitas.

Dan, tahap IV diupayakan masuk dalam 10 kota layak huni terbaik, mencapai net zero carbon emission dan 100 persen energi terbarukan pada kapasitas terpasang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved