Selasa, 21 April 2026

Berita Kaltara Terkini

Belum Terdeteksi di Kaltara, Waspadai Hepatitis Akut, Dinas Kesehatan Minta Surveilans Diperketat

Belum terdeteksi di Kaltara, waspadai hepatitis akut, Dinas Kesehatan minta surveilans diperketat.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kaltara, Agust Suwandy. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Belum terdeteksi di Kaltara, waspadai hepatitis akut, Dinas Kesehatan minta surveilans diperketat.

Kemenkes RI telah mengeluarkan surat edaran untuk meningkatkan kewaspadaan terkait kasus penyakit Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya.

Surat itu dikeluarkan menyusul kematian tiga anak di Indonesia akibat penyakit tersebut.

Baca juga: Awalnya Hendak Usut Illegal Mining Sekatak, Polda Kaltara Beber Belum Tahu Ada Oknum Polisi Terlibat

Hingga Minggu (8/5/2022), Dinkes Kaltara memastikan, kasus Hepatitis Akut belum terdeteksi di Kaltara.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinkes Kaltara meminta Dinkes di tiap kabupaten kota di Kaltara untuk meningkatkan pemantauan, pelaporan dan respon.

Khususnya jika ditemukan adanya indikasi gejala penyakit Hepatitis Akut seperti diare, muntah, mual dan kulit berwarna kuring serta urin berwarna gelap di masing-masing daerah.

Peningkatan pemantauan atau surveilans ini harus dilakukan, terlebih jika pasien yang memiliki gejala tersebut ialah berusia di bawah 16 tahun.

"Dinkes kabupaten kota sebagai koordinator petugas surveilans Puskesmas dan Rumah Sakit untuk meningkatkan pemantauan, pelaporan dan respon alert kasus akut, secara rutin melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kaltara, Agust Suwandy.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta Dinkes di kabupaten kota untuk memasyarakatkan praktek perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS.

Seperti mencuci tangan dengan sabun, memastikan makanan dalam keadaan bersih dan matang, tidak bergantian alat makan serta menggunakan masker ketika beraktivitas.

Baca juga: Besok Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Diminta tak Tambah Libur, Gubernur Kaltara Absen Upacara

Pihaknya juga berpesan agar masyarakat tidak panik ketika mendapatkan atau terkena gejala Hepatitis Akut tersebut.

Dinkes Kaltara berpesan agar pasien dapat segera dilarikan ke fasilitas pelayanan kesehatan atau fasyankes terdekat untuk segera ditangani.

"Kami imbau masyarakat untuk segera mendapatkan pelayanan kesehatan di fasyankes terdekat bila mengalami gejala tersebut," pesannya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved