Berita Bulungan Terkini

Waspada Wabah PMK, Bupati Bulungan Perintahkan Dinas Pertanian Segera Periksa Sapi Milik Peternak

Mengantisipasi PMK ada hewan ternak, Bupati Bulungan Syarwani perintahkan Dinas Pertanian segera melakukan sosialisasi kepada peternak.

TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Bupati Bulungan Syarwani 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN- Guna mengantisipasi adanya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak, Bupati Bulungan Syarwani perintahkan Dinas Pertanian segera melakukan sosialisasi kepada peternak dan pemantauan kualitas daging yang dijual pedagang di pasar.

"Kemarin saya sudah sampaikan kepada Kepala Dinas Pertanian termasuk berkoordinasi dengan Balai Kesehatan Hewan, untuk laksanakan segera kegiatan rutin pemeriksaan kesehatan sapi, kerbau, kambing milik peternak yang ada di Bulungan dengan penyemprotan cairan disinfektan kandang, beri vitamin serta mengambil sampel darah hewan ternak, hal ini untuk mencegah wabah PMK," ucapnya Selasa (17/5/2022).

Dilakukan tindakan pemeriksaan hewan ternak tersebut secepatnya, kata Syarwani sebagai upaya antisipasi wabah PMK agar tidak terjadi menjelang perayaan Idul Adha.

Baca juga: Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pstikan, PMK Pada Hewan Ternak Belum Terdeteksi di Kaltara

"Karena kita mengantisipasi di bulan Juli sudah perayaan idul adha, tentu kita harapkan seluruh daging hewan kurban sebelum dilakukan pemotongan dan dikonsumsi masyarakat Bulungan tidak menimbulkan persoalan baru," ucapnya.

Tak hanya itu, Syarwani menuturkan menjelang perayaan hari Idul Adha setiap tahunnya sebagian besar hewan ternak tidak hanya datang dari Bulungan ada juga dari Berau, Kalimantan Timur.

Baca juga: Drh Ichwan Yuniarto Sebut Daging Hewan yang Terjangkit PMK Aman Dikonsumsi, Asal Jangan Bagian ini

"Ada dari Tanjung Palas Utara, daerah Gunung Putih, Selimau, tidak jarang juga datang daging-daging sapi kurban dari Berau," ucapnya.

Ia pun khawatir bila peternak di Bulungan tidak teliti saat melakukan pembelian hewan ternak untuk kurban dari luar daerah punya riwayat sakit.

Petugas Balai Veteriner Banjarbaru sedang mendeteksi PMK dengan metode swab dari hidung ternak Kambing milik warga Kelurahan Nunukan Selatan, Minggu (15/05/2022), siang.
Petugas Balai Veteriner Banjarbaru sedang mendeteksi PMK dengan metode swab dari hidung ternak Kambing milik warga Kelurahan Nunukan Selatan, Minggu (15/05/2022), siang. (HO / Balai Veteriner Banjarbaru)

"Maka saya mengimbau kepada pemilik (pembeli hewan ternak) dari luar Bulungan untuk dilakukan pengawasan khusus atau dikarantina dulu 14 hari memberikan makanan rumput sehat hal ini tujuan selain mengusir serangga juga mencegah adanya virus PMK," ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Bulungan Achmad Yani menuturkan timnya telah melakukan kegiatan pencegahan PMK bersama Balai Besar Veteriner dari Kalimantan Selatan telah dilaksanakan pada pekan lalu.

Baca juga: Deteksi PMK di Nunukan, Petugas Balai Veteriner Banjarbaru Ambil 30 Sampel Darah Hewan Ternak

"Yakni mengambil sampel darah hewan sapi peternakan di Tanjung Palas Utara, Tanjung Selor, Tanjung Palas pekan lalu pada hari rabu kamis terkumpul sebanyak 45 sampel dan kita masih menunggu hasilnya," ucapnya.

Lebih lanjut, kata Achmad Yani juga telah merencanakan sementara waktu mengimbau kepada peternak Bulungan agar tidak pesan hewan kambing, sapi dari luar daerah.

"Hal ini karena daerah lain sudah ada hewan Sapi Kambing terinfeksi PMK terakhir di Kalsel telah terjadi. Makanya kami juga mencoba mendata kebutuhan daging idul adha itu cukup, kalau tersedia banyak tentu tidak perlu pesan dari luar Bulungan," ungkapnya.

(*)

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved