Berita Kaltara Terkini

Jelang Idul Adha, DPKP Pastikan Lakukan Karantina Untuk Hewan Kurban dari Luar Kaltara

DPKP Kaltara memastikan belum menemukan adanya indikasi hewan ternak di Kaltara yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK).

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Kasi Kesehatan Hewan DPKP Kaltara, Supardi 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Pihak DPKP Kaltara memastikan belum menemukan adanya indikasi hewan ternak di Kaltara yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK).

Pihaknya juga mengungkapkan masih menunggu hasil pengujian sampel hewan ternak terkait PMK dari Balai Veteriner Banjarbaru.

Kasi Kesehatan Hewan DPKP Kaltara, Supardi, mengatakan pihaknya menerapkan karantina bagi hewan ternak yang didatangkan dari luar Kaltara.

Baca juga: Soal Penyakit Mulut dan Kuku, DPKP Kaltara Sebut Masih Tunggu Hasil Uji Sampel

Karantina dilakukan untuk mencegah terjadinya hewan ternak terjangkiti penyakit seperti halnya PMK.

"Sejauh ini belum ada indikasi PMK," kata Supardi, Rabu (1/6/2022).

Baca juga: Antisipasi PMK Jelang Idul Adha, BKP Wilker Nunukan Perketat Prosedur Penerimaan Hewan Ternak

"Karantina masih berlaku masih dipantau terus," ungkapnya.

Terkait hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha, Supardi mengaku saat ini sejumlah pedagang di Kaltara mulai mendatangkan hewan ternak untuk kurban dari luar Kaltara.

Petugas dari DPKP Kaltara saat tengah mengambil sampel dari hewan ternak di Bulungan, Kaltara untuk mendeteksi adanya penyakit mulut dan kuku (PMK) yang tengah mewabah di sejumlah daerah di Indonesia
Petugas dari DPKP Kaltara saat tengah mengambil sampel dari hewan ternak di Bulungan, Kaltara untuk mendeteksi adanya penyakit mulut dan kuku (PMK) yang tengah mewabah di sejumlah daerah di Indonesia (TRIBUNKALTARA.COM/ HO-DPKP Kaltara)

Hewan-hewan kurban seperti halnya sapi sudah mulai tiba di Tarakan dari daerah asalnya di Sulawesi.

Pihaknya pun memastikan, hewan-hewan yang didatangkan dari luar Kaltara tersebut tetap harus melewati masa karantina 14 hari.

Baca juga: Antisipasi PMK Jelang Idul Adha, BKP Wilker Nunukan Perketat Prosedur Penerimaan Hewan Ternak

"Pedagang sebagian sudah masuk di Tarakan, itu dari Sulawesi dan mereka tetap dikarantina," tuturnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved