Berita Tarakan Terkini

Begini Cara PR Melakukan Transaksi Jual Beli Sabu, Ngaku Diberi Upah Rp 500 Ribu Per Hari

asus PR (23), yang diamankan pada Minggu (22/5/2022) lalu karena terlibat peredaran narkotika masih ditangani BNNK Tarakan.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Pelaku berinisial PR (23), diamankan Minggu (22/5/2022) lalu, karena terlibat peredaran narkotika dan ditangani Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Kasus PR (23), yang diamankan pada Minggu (22/5/2022) lalu karena terlibat peredaran narkotika masih ditangani pihak Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan.

Adapun kronologis kejadian penangkapan diungkapkan Kepala BNNK Tarakan Agus Sutanto, tim pemberantasan menerima informasi pada Minggu (22/5/2022).

Dalam informasi yang diterima, diduga ada aktivitas peredaran narkotika di Gang Borneo RT 20 Kelurahan Karang Anyar Pantai.

Baca juga: Usai Jualan Sabu, Pria Ini Langsung Dibekuk Petugas BNNK Tarakan, Saat Asyik Main Handphone

Ciri-ciri pelaku berperawakan kurus dan kulit putih diduga kerap melakukan transaksi jual beli ‘batu putih’ di area itu.

Lalu dikatakan Agus lagi, tim melakukan penyelidikan dan menemukan seorang lelaki seolah sedang menunggu. Dan sempat sampai beberapa kali orang datang ke lokasi, lelaki tersebut mendekati dan kemudian mengambil sesuatu dari tempat sampah dan menyerahkan kepada orang yang datang tersebut.

“Setelah melakukan pengamatan pukul 22.00 WITA, kemudian pukul 23.00 WITA, tim langsung mendekati lokasi dan mengamankan PR,” urainya.

Baca juga: Temukan 4 Urine Anak Buah Kapal Positif Sabu, 116 Karung Pakaian Bekas di Tarakan Bakal Diperiksa

Tak lupa sebelumnya, pihaknya menghubungi RT setempat dan dilakukan penggeledahan terhadap PR. Hasilnya ditemukan uang tunai Rp 2 juta dan setelah digeledah di area sekitar tepatnya di tempat sampah, ditemukan kotak bekas minuman teh kotak.

Setelah diperiksa kembali, isinya ada dompet berwarna hitam dan kembali diperiksa, ditemukan puluhan paket kemasan berisi kristal bening dikemas dalam bentuk paket kecil dan sudah diberikan kode setiap bungkusan paket.

Total ditemukan ada 54 paket kemasan kecil berisi kristal bening dan setelah ditimbang beratnya mencapai 13,43 gram totalnya.

Tampak kemasan paket sabu sudah dibuat dalam bentuk kecil-kecil berjumlah 54 paket dan memiliki berat total sekitar 13,43 gram.
Tampak kemasan paket sabu sudah dibuat dalam bentuk kecil-kecil berjumlah 54 paket dan memiliki berat total sekitar 13,43 gram. (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

Berdasarkan penuturan pelaku, ia mengakui ditawarkan orang untuk bersedia menjualkan barang haram tersebut.

“Ditawarkan dengan upah Rp 500 ribu satu hari menurut pengakuan tersangka. Jadi sistem jualan di TKP sistemnya pakai shift. Kebetulan tersangka kena shift malam dari jam 19.00 WITA sampai pukul 23.00 WITA,” urainya.

Ia memperkirakan pemasaran paketan sabu yang sudah dikemas dalam bentuk kecil-kecil ini ditawarkan dari pagi sampai malam.

“Kebetulan yang bersangkutan kena shif malam. Artinya masih ada temannya lagi,” ujarnya.

Baca juga: Penyelundup 75 Kilogram Sabu dan 34.000 Pil Ekstasi di Makassar Divonis Hukuman Mati

Meskipun dijanjikan upah Rp 500 ribu sehari, barang yang dijualkan laku atau tidak tetap dijanjikan upah Rp 500 ribu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved