Berita Bulungan Terkini

Jelang Idul Adha, Dilakuan Uji Sampel Bagi 45 Sapi, Dinas Pertanian Bulungan Sebut Negatif PMK

Cegah penyebaran Penyakit Mulut Kuku (PMK) pada hewan ternak, Dinas Pertanian Bulungan melaksanakan pengambilan sampel tahap pertama untuk 45 sapi

TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Ilustrasi pengembangan hewan ternak kambing boer milik Bulungan Mandiri Farm di Desa Apung Kecamatan Tanjung Selor 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN- Cegah penyebaran Penyakit Mulut Kuku (PMK) pada hewan ternak, Dinas Pertanian Bulungan melaksanakan pengambilan sampel tahap pertama untuk 45 hewan sapi.

"Tahap pertama ini, sebanyak 45 sampel darah hewan ternak sapi asal Bulungan yang dikerjakan oleh tim Balai Besar Veteriner dari Kalimantan Selatan, hasilnya negatif penyakit mulut dan kuku atau PMK," ucap Kepala Dinas Pertanian Bulungan Achmad Yani,  Jumat (3/6/2022).

Achmad Yani mengatakan 45 sampel darah sapi lokal tersebut berasal dari peternak Tanjung Palas.

Baca juga: Antisipasi Wabah PMK, Kemenag Kaltara Minta Umat Pilih Hewan Kurban yang Sehat Gemuk dan Sempurna

"Ada juga terdiri dari beberapa hewan ternak asal Tanjung Palas Utara, daerah Gunung Putih, Selimau," ucapnya.

Di sisi lain, Achmad Yani menuturkan wabah PMK tidak memiliki pengaruh besar terhadap ketersediaan hewan ternak jelang Idul Adha.

"Ketersediaan hewan ternak jelang Idul Adha, banyak, terdata saat ini ada 300 ekor dari sapi lokal Bulungan," ucapnya.

Baca juga: PMK pada Hewan Ternak Bayang-bayangi Perayaan Idul Adha, Kepala Kanwil Kemenag Kaltara Pesan Ini

Kalau pun ada penyuplai menjual hewan sapi ternak dari luar daerah ke Dinas Pertanian maupun ke peternak lokal Bulungan, Achmad Yani menegaskan supaya tidak langsung menerimanya.

"Kalau ada permintaan peternak sapi dari luar daerah, kami mengimbau pemilik peternak, tanya dulu, sapi tersebut asalnya dari mana, kalau dari daerah masih bebas PMK boleh menerima, namun harus dikarantina, kalau dari asal PMK, dilarang masuk, kan menyebarkan penyakit," ucapnya.

Bupati Bulungan Syarwani
Bupati Bulungan Syarwani (TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI)

Menurut Achmad Yani, menjelang menyambut Idul Adha 2022, Dinas Pertanian Bulungan sudah punya tim pengawas daging Qurban.

"Nanti tim peternakan dari Dinas Pertanian ini akan keliling sosialisasi dan pengawasan ke kantong-kantong ternak kalau ada hewan ternak yang sakit akan ditindak, dan tim ini setiap tahun ada," ungkapnya.

Baca juga: Antisipasi PMK Jelang Idul Adha, BKP Wilker Nunukan Perketat Prosedur Penerimaan Hewan Ternak

Terpisah, Bupati Bulungan Syarwani menuturkan PMK ada indikasi sudah masuk di Kalimantan Timur.

"Cuma ada indikasi mungkin sudah sampai di Berau. Nah ini yang kita coba lakukan upaya pencegahan jangan sampai nanti menjelang Iduladha, ketika kebutuhan hewan Kurban meningkat, bisa saja stok yang di hewan lokal belum mampu menjawab terhadap permintaan masyarakat," ungkapnya.

Dengan demikian, Syarwani mengimbau kepada Dinas Pertanian Bulungan untuk terus lakukan mendeteksi dini seterusnya hingga 1 (satu) minggu sebelum Idul Adha.

Baca juga: Daging Beku Malaysia yang Dibawa 2 Orang Asal Nunukan tak Lalui Karantina, Warga Diminta Waspada PMK

"Ketika meningkatnya kebutuhan hewan kurban, Dinas Pertanian perlu ada pengkajian terus menerus terhadap hewan yang masuk ke wilayah Bulungan ini yang didatangkan dari luar daerah," ucapnya.

(*)

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved