Berita Nunukan Terkini

Sebut Lakalantas Kerap Terjadi di Jalan Minim Penerangan, Polres Nunukan Surati Bupati Soal ini

Sebut Lakalantas kerap terjadi di jalan minim penerangan, Polres Nunukan Surati Bupati Nunukan soal ini.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Personel Lantas Nunukan mengecek surat kendaraan pengendara sepeda motor di halaman Polsek Nunukan, Alun-alun, Senin (13/06/2022), sore. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Sebut Lakalantas kerap terjadi di jalan minim penerangan, Polres Nunukan Surati Bupati Nunukan soal ini.

Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) kerap kali terjadi di daerah minim penerangan jalan.

Hal itu disampaikan Kasat Lantas Polres Nunukan, AKP Arofiek Aprilian Riswanto saat melaksanakan Operasi Patuh Kayan 2022.

Baca juga: Oknum PNS Pemkab Nunukan Dipersangkakan Pasal Penadah Barang Curian, Kepala BKPSDM: Bakal Dipecat

"Beberapa kali terjadi Lakalantas itu di daerah yang minim penerangan jalan. Seperti di Jalan Lingkar, turunan Jalan Bhayangkara, dan beberapa lagi," kata Arofiek Aprilian Riswanto kepada TribunKaltara.com, Senin (13/06/2022), sore.

Arofiek menuturkan bahwa pihaknya akan segera bersurat kepada Bupati Nunukan untuk meminta atensi mengenai penerangan jalan di Nunukan.

"Kami di Rakor juga sudah bahas masalah ini. Nanti kami akan bersurat kepada Pemda dalam hal ini Bupati Nunukan untuk mengantensi masalah penerangan jalan," ucapnya.

Belasan Motor Diamankan Hari Pertama Operasi Patuh

Dari pantauan di lapangan belasan sepeda motor diamankan oleh personel Lantas Polres Nunukan saat melakukan Operasi Patuh Kayan di Alun-alun.

Meski begitu, Arofiek mengaku hari pertama operasi ini, pihaknya hanya sebatas memberikan teguran tertulis kepada pengendara yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas.

"Hari pertama Operasi Patuh Kayan ini, kami hanya berikan syok terapi berupa teguran tertulis. Jadi tidak kami tilang. Kalau tidak punya SIM atau tidak bawa SIM kami amankan STNKnya. Kalau SIM sudah ada kami kembalikan STNKnya," ujarnya.

Personel Lantas yang diturunkan dalam Operasi Patuh Kayan sebanyak 30 orang.

Operasi Patuh Kayan 2022 berlangsung selama 14 hari terhitung mulai 13- 26 Juni 2022.

Dalam operasi tersebut, beber Arofiek pihaknya juga melaksanakan patroli hunting dan patroli malam hari.

"Patroli hunting dan patroli malam hari untuk antisipasi hal lain yang tidak diinginkan. Kita antisipasi pengendara bawa Sajam, narkoba, dan lainnya yang berbahaya untuk keselamatan diri dan orang banyak," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved