Berita Tarakan Terkini

Simpan Sabu di Atap Rumah, Oknum Pengepul Kepiting Dibekuk BNNK Tarakan, Ngaku Baru Tiga Hari Jualan

Pria berinisial SY diamanakan BNNK Tarakan, saat ketauan kantongi sabu. Ngaku baru tiga hari julan. Tiap transaksi simpan sabu di atap rumah.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Pelaku berinisial SY ini saat diamankan di Kantor BNNK Tarakan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Pria berusia 25 tahun beinisial SY ini tak berkutik usai diamankan personel Tim Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan  beberapa waktu lalu, tepatnya 10 Juni 2022. .

SY diamankan sekitar pukul 21.30 WITA di Jalan Jembatan Bongkok RT 21 Kelurahan Karang Anyar Pantai usai kedapatan mengantongi sabu seberat 2,76 gram.

Kronologisnya dikatakan Kepala BNNK Tarakan, Agus Sutanto melalui Penyidik Seksi Pemberantasa BNNK Tarakan, Aipda Agus Andi S, tim menerima informasi 10.30 WITA diduga di wilayah jembatan bongkok kerap terjadi aksi transaksi sabu-sabu.

Baca juga: BNNK Tarakan Musnahkan Barang Bukti 8,3 Gram Sabu, Besok Berkas Pelaku Masuk Tahap P-21

Kemudian tim bergerak ke lokasi dan melakukan penyelidikan. Setelah memastikan pelaku SY akhirnya diamankan dan tim berhasil menemukan BB diduga sabu-sabu diselipkan di dompet SY sebanyak 8 bungkus. Saat diamankan, SY berada di depan kediamannya dimana kondisi jalanan terbuat dari kayu.

“Pelaku saat mau diamankan saat mau keluar rumah, ketemu di depan rumahnya langsung diamankan, digeledah dan ditemukan Hp dan amplop tiga berisi uang Rp 150 ribu jadi total uang RP 450 ribu,” urainya.

Setelah mengamankan pelaku, langsung dibawa keluar rumah yang berada di atas laut. Kemudian setelah digeledah lagi, di atas pipa talang seng ditemukan satu bekas kotak rokok Malioboro dan di dalamnya berisi tisu dan ada satu bungkus sabu-sabu.

Baca juga: Tes Urine 2 Pria Berkendara Positif, Keduanya Ngaku Konsumsi Sabu Sebelum Terjaring Operasi Kayan  

“Di dalam rumahnya juga ada timbangan. Jadi Tim berhasil mengamankan serbuk putih dibungkus dalam 9 bungkus pelastik klip seberat 2,76 gram,” sebut Agus.

Dijelaskan Agus, cara pelaku melakukan transaksi dengan menyelipkan sabu-sabu di dinding rumah berbahan kayu dan di atap rumah atau di sela-sela dinding jembatan.

Menurut pengakuan pelaku SY, baru melancarkan aksinya tiga hari jual beli alias transaksi. Adapun SY mengaku pekerjaan sehari-harinya sebagai penyambang atau pengepul kepiting dari tambak satu ke tambak lainnya.

Barang bukti milik SY yang diamankan petugas di lokasi TKP transaksi wilayah jembatan bongkok, Kelurahan Karang Anyar Pantai.
Barang bukti milik SY yang diamankan petugas di lokasi TKP transaksi wilayah jembatan bongkok, Kelurahan Karang Anyar Pantai. (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

“Mungkin dirasa penghasilan kurang beralih jual narkotika. Hasil tes urinenya positif. Kalau pemakai dia mengaku sudah lama pakai,” beber Agus.

Adapun barang haram itu diakuinya didapat dari seseorang berinisial MD di area Selumit Pantai. Dan sistemnya sendiri, SY belum membayar ke MD dan hanya disuruh jualkan.

“Kalau sudah laku baru dia bayar. Keuntungan dia selain menjual dia pakai juga,” ujarnya.

Baca juga: Bawa Sabu 147,18 Gram dari Tambak dan Akan Diedarkan di Tarakan, Polda Kaltara Bekuk Seorang Pria

Terhadap pengembangan ke MD, diakuinya sudah tidak ada di tempatnya alias keluar kota. “Ditetapkan DPO,” tegasnya.

Adapun dugaan terlibat dalam jaringan yang sama dengan tersangka PR dengan modus transaksi barang di tempat sampah, diakui Agus belum bisa memastikan.

“Tersangka tidak saling mengenal dan indikasi di kami sejauh ini mereka bukan satu jaringan. Karena mereka beekrja sendiri-sendiri,” urainya.

Adapun sasaran SY akan menjualkan sabu tersebut kepada siapa saja yang datang bisa jadi petambak. Ia mengakui pernah bahkan ditawarkan menukar sabu yang dijualkan dengan kepiting.

“Sepaket keuntungannya dia mungkin Rp 20 ribu. Karena harga bervariasi mulai dari Rp 100 ribu sampai Rp 500 ribu. Yang pasti keuntungannya dia bisa pakai juga,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved