Berita Malinau Terkini

Jelang Idul Adha d Malinau, Peternak Ngaku Pembelian Hewan Kurban Didominasi Pengurus Masjid

Mendekati Hari Raya Idul Adha penjualan hewan kurban sapi tersu dilakukan. Pedagang sapi sebut pembelian sapi banyak dari pengurus masjid.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Tempat penjualan dan peternakan sapi di Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Menjelang Hari Raya Kurban 1443 Hijriah, Peternak di Malinau akui rata-rata pembelian hewan kurban didominasi oleh pengurua masjid.

Peternak sekaligus pedagang Sapi di Malinau Utara, Mansyur mengatakan sepekan sebelum Idul Adha 2022, ternaknya lebih banyak dipesan secara kolektif.

Sementara dari individu atau perorangan belum ada lonjakan permintaan, namun ia mengakui beberapa ternak miliknya sudah ada yang terjual.

Baca juga: Jangan Asal Pilih Hewan Kurban, Ukurannya Menentukan Pahala Bisa Diterima

"Satu minggu sebelum lebaran ini banyakan yang pesan pengurus masjid. Biasanya 3 atau 5 hari itu baru ada yang datang ambil. Minggu lalu, sudah ada laku, sapi 3 ekor tambah 1 kambing," ujarnya saat ditemui di Malinau Utara, Sabtu (2/7/2022).

Mansyur mengaku, ternaknya telah diperiksa oleh Dinas Peternakan Kalimantan Utara dan dinyatakan bebas dari penyakit mulut dan kuku pada 23 Juni 2022 lalu.

Sapi kurban saat ini dijual bervariasi tergantung ukuran. Mulai harga Rp 15 juta, hingga Rp 25 juta per ekor.

Baca juga: Berikan Kepastian ke Masyarakat, DPKP Kaltara Pasang Ini di Tempat Penjualan Hewan Kurban

"Sudah dari dinas periksa, dan katanya aman. Kalau harga itu macam-macam. Yang agak kecil harganya mulai Rp 15 juta, kalau yang agak besar itu sampai Rp 25 juta," katanya.

Sama halnya dengan Mansyur, peternak Sapi di Kecamatan Malinau Kota, Sidiq mengaku pembelian dilakukan secara kolektif.

Ada beberapa pengurus masjid yang telah memesan dan menitipkan di kandang miliknya.

Tempat penjualan dan peternakan sapi di Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara.
Tempat penjualan dan peternakan sapi di Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. (TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI)

"Dari 12 ekor, 4 sudah diambil pengurus masjid. Kalau perorangan itu belum ada. Harganya di sini ada Rp 17 juta sampai Rp 27 juta paling mahal. Kita tunggu saja, biasanya kalau rejeki, 3 hari Idul kurban ada yang cari," katanya.

Baca juga: Pastikan Hewan Kurban Bebas Penyakit, Kemenag KTT Akan Surati DPPP Tana Tidung: Perketat Pemeriksaan

Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Utara telah memeriksa kesehatan ternak sapi di Malinau. Masing-masing peternakan telah dipasangi spanduk penanda bebas dari PMK.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved