Berita Nunukan Terkini

Kurir Sabu Satu Kg Dibekuk Satgas Pamtas di Sebatik, Tiga Napi Lapas Tarakan Disebut jadi Pengendali

Kurir sabu satu Kg dibekuk Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 18/Komposit di Sebatik, tiga napi Lapas Tarakan disebut jadi pengendali.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS/ HO/Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 18/Komposit
Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 18/Komposit, Letkol Arm Yudhi Ari Irawan saat menggelar press release pengungkapan sabu 1 Kg oleh Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 18/Komposit, di Makotis, Jalan Fatahillah, Kabupaten Nunukan, Jumat (05/08/2022), sore. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 18/Komposit kembali membekuk seorang pria tersangka kurir sabu di Pos Dalduk Aji Kuning, Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Jumat (05/08/2022), pukul 08.00 Wita.

Tersangka inisial DS (32), ketahuan membawa 1 Kg sabu di dalam ransel hitam yang dibawanya dari Tawau, Malaysia.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 18/Komposit, Letkol Arm Yudhi Ari Irawan menjelaskan pagi tadi pihaknya mengamankan DS setelah turun dari speedboat dan melewati Pos Dalduk Aji Kuning.

Diketahui speedboat yang ditumpangi oleh warga asal Kota Tarakan itu berhenti persisi di belakang rumah dua negara.

Baca juga: Demi Tampil di Ajang Nunukan Fashion Week, Designer Tuna Rungu ini Rela tak Ikut Acara Keluarga

"Begitu turun dari speedboat tersangka DS itu berjalan melewati pos kami dengan santainya. DS hanya bawa ransel hitam. Saat diperiksa dia punya paspor. Alasan baru selesai mengantar orang tua yang sedang sakit di Tawau dan akan kembali ke Tarakan," kata Yudhi Ari Irawan kepada TribunKaltara.com, sore.

Untuk lebih memastikan, kata Yudhi pihaknya melakukan pemeriksaan isi tas ransel DS. Ditemukanlah 3 kemasan minuman susu kedelai soya (produk Malaysia).

Saat ingin diperiksa isi kemasan minuman soya itu, DS sontak menunjukkan gelagat panik.

"Karena curiga, anggota kami mau periksa isi kemasan minuman soya itu. Ternyata bungkus minuman itu tidak rapi seperti pernah dibongkar dan ditutup kembali," ucapnya.

Yudhi beberkan, saat bungkusan pertama kemasan minuman itu dibuka hanya berisi susu soya biasa.

Lalu pada bungkus berikutnya ditemukan barang yang diduga sabu yang dibungkus menggunakan plastik bening berjumlah 21 bal. Belakangan diketahui paket 21 bal sabu itu beratnya 1.000 gram (1 Kg).

"Akhirnya tersangka dan barang bukti dibawa menuju Makotis untuk diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Nunukan," ujarnya.

Baca juga: Layani Aduan Masyarakat, Polda Kaltara Sosialisasi Rumdumpres ke Ketua RT Hingga Tokoh Adat Nunukan

Dikendalikan 3 Napi Lapas Tarakan

Yudhi menuturkan, begitu DS dan barang bukti diamankan ke Makotis di Nunukan, Hp DS berbunyi lalu diminta petugas untuk mengangkatnya.

"Percakapan mereka kami speaker, tapi tersangka DS berpura-pura tidak kenal saat ditanyai berulang-ulang oleh penelpon 'barang amankah'. DS jawabnya 'siapa kamu, saya tidak kenal'. Ini kode jaringan mereka. Artinya mau menyampaikan bahwa dia ditangkap," tutur Yudhi.

Menurut Yudhi, setelah DS matikan, adalagi orang dengan nomor berbeda menderingkan teleponnya. Namun, tetap saja DS berpura-pura tidak kenal dan mematikannya.

Setelah berkoordinasi dengan Opsnal Satresnarkoba Polres Nunukan, tiga pria yang menelepon DS merupakan Napi yang sedang berada di Lapas Tarakan.

"Jadi ada tiga kali penelepon yang berbeda. Belakangan diketahui dari Satresnarkoba Polres Nunukan, mereka itu Napi di Lapas Tarakan," ungkap Yudhi.

DS Dijanjikan Upah Rp30 Juta

Dari pengakuan tersangka DS, ia dijanjikan upah Rp30 Juta begitu paket sabu 1 kg itu diserahkan ke penerima di Tarakan.

Sabu tersebut, rencana akan dijual seharga Rp27 Juta per 1 bal.

"1 bal ukuran 50 gram. DS bawa 21 paket kalau terjual semua dikalikan aja Rp27 Juta, jadinya Rp567 Juta," imbuhnya.

Kini tersangka DS dan sejumlah barang bukti telah diserahkan ke Polres Nunukan untuk diproses hukum.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan DS, yakni:

Baca juga: Disbudporapar Nunukan Akui Telah Penuhi Syarat Administrasi Fashion Week, Estimasikan 400 Penonton

1. 21 bungkus plastik ukuran sedang warna transparan yang diduga berisi sabu dengan berat total 1.000 Gram (1 Kg).
2. 2 buah HP.
3. 1 dokumen paspor milik DS.
4. 1 KTP milik DS.
5. 1 dompet warna coklat.
6. 3 kotak susu kedelai soya sebagai pembungkus sabu.
7. 1 buah tas ransel warna hitam
8. Uang tunai sebanyak Rp400.000.

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved