Berita Tarakan Terkini

Reaksi Kalapas Tarakan, Warga Binaannya Diduga Terlibat Kasus 1 Kg Sabu yang Diungkap di Sebatik

Berikut update kasus pengungkapan sabu 1 kg di Pos Dalduk Aji Kuning, Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan yang diduga libatkan Napi Lapas Tarakan.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Arimin saat diwawancarai awak media. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

Karena sepengetahuan dirinya, berdasarkan informasi yang dihimpunnya, nama Lapas disebut dan informasi berasal dari Satresnarkoba Polres Nunukan.

“Sampai saat ini belum ada (koordinasi),” jelasnya.

Kemudian lanjutnya lagi, adapun untuk pengembangannya, nanti biarlah pihak yang berwajib yang menindaklanjuti.

Biasanya ketika ada permintaan atau penyelidikan dari kepolisian lanjutnya, mereka membawa surat secara resmi. Dan pihaknya melayani setiap saat.

“Jam berapa, hari apapun kami layani. 24 jam kalau memang segera dibutuhkan dalam proses itu.

Dan pihak terkait juga akan bawa surat secara resmi,” jelasnya.

Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Arimin saat diwawancarai awak media. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Arimin saat diwawancarai awak media. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH (TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH)

Sering Lakukan Penggeledahan

Lebih lanjut ia menambahkan, terkait peredaran narkotika, sesering mungkin pihaknya melakukan penggeledahan barang-barang pribadi.

“Penggeledahan hp dan barang terlarang lainnya. Kemudian kedua, sejak kunjungan dibuka, kami meningkatkan kewaspadaan bagi orang maupun barang yang masuk, kita menggunakan X-Ray,” ujarnya.

Tujuannya mengantisipasi peredaran gelap narkotika, dan mengantisipasi barang larangan masuk ke Lapas.

“Kami memaksimalkan keamanan dan meningkatkan keamanan. Kalau razia setiap minggu bahkan sekali sampai dua kali dilakukan.

Termasuk melibatkan instansi luar dari polisi, TNI dan BNNP. Memang masih ada temuan namun kami lakukan setiap minggu,” tegasnya.

Lebih jauh menyinggung, X-Ray sudah berjalan dan metal detector juga demikian sudah dioperasikan sejak sebulan lalu.

“Jika ditemukan alat atau benda terlarang katakanlah narkoba, yang bersangkutan kita teruskan ke aparat kepolisian yang melanjutkan pemeriksaan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved