Berita Tarakan Terkini

Proses Penyelidikan, Kasus Pencurian di RT 10 Selumit dan Gunung Lingkas Diduga Sama Pelakunya,

Polres Tarakan sedang melakukan penyelidikan kasus pencuriandi Gunung Lingkas, Diduga pelakunya sama dengan pencurian yang terjadi di Selumit.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Kondisi rumah milik Heri, korban pencurian di RT 10 Kelurahan Selumit usai disantroni maling dan pelaku diduga beinisial AB, berkaitan dengan pencurian di Kelurahan Gunung Lingkas belum lama ini 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Perkara pencurian yang terjadi di RT 10 Kelurahan Selumit kini masuk dalam tahap pemeriksaan terhadap korban dan proses penyelidikan.

Dikatakan Kasat Reskrim Polres Tarakan, Iptu Muhammad Aldi melalui Kanit Pidum Reskrim Polres Tarakan, IPDA Muhammad Farhan, terkait pencurian di rumah warga RT 10 Kelurahan Selumit, pihaknya sudah melakukan penyelidikan awal.

Hasil penyelidikan didapati kesimpulan sementara, pelaku pencurian adalah diduga pelakunya sama yakni pelaku AB yang kini sudah diamantak personel dimana sebelumnya AB terlibat pencurian di rumah warga dan TKP berlokasi di Kelurahan Gunung Lingkas.

Baca juga: Terekam CCTV, Pelaku Pencurian Dua Kali Ganti Sweter, Bobol Toko Asesoris Handphone di Selumit

“Karena beradasarkan dari barang yang hilang, kami lihat pelaku sempat menyebutkan ada satu amplifier yang diambil dari rumah di TKP di Selumit,” ujarna.

Ia melanjutkan, pihaknya sampai saat ini masih memperdalam keterangan yang disampaikan AB termasuk pihaknya masih mengumpulkan alat bukti.

Baca juga: Marak Aksi Pencurian di Malinau Kota, Polsek Minta Aktifkan Lagi Poskamling di Lingkungan RT

“Karena pada saat itu kami sudah tidak melihat barang tersebut dalam peguasaan AB,” ujarnya.
Ia membenarkan laporan sudah masuk dan terkait berkas pelaporan terkait TKP masih dipilah. “Nanti kami arahkan pelapor untuk bisa kami proses pelaku AB,” ujarnya.

Jika melihat modus yang dilakukan pelaku lanjutnya sama, yakni membongkar rumah termasuk jejak sama membuka jendela.

Kanit Pidum Reskrim Polres Tarakan, IPDA Muhammad Farhan.
Kanit Pidum Reskrim Polres Tarakan, IPDA Muhammad Farhan. (TRIBUNKALTARA.COM/ DOKUMENTASI MULYADI/ISTIMEWA)

“Karena dalam waktu sebulan, AB pada saat kami minta keterangan, mengaku sempat memasuki rumah selain di TKP Gunung Lingkas,” ujarnya.

Ia melanjutkan, barang bukti jenis amplifier ada diamankan pihaknya. Besar kemungkinan lanjutnya, barang bukti lainnya sudah terjual.

Baca juga: Jatanras Polda Kaltara Ringkus Pelaku Pencurian Hasil Tambak, Terancam 9 Tahun Penjara

“Menurut pengakuan AB, pernah ambil satu amplifier di daerah Selumit,” ujarnya.
Adapun terhadap korban atau pemilik rumah yang disantroni AB, masih diundang untuk dilakukan pemeriksaan dan memberikan keterangan terkait barang yang hilang.

“Pemeriksaan awal AB mengakui ada 10 TKP. Salah satunya di Selumit,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved