Berita Tana Tidung Terkini

KUA Sesayap KTT Prediksi Jumlah Pasangan Nikah di ;Bawah Tangan Banyak di Kabupaten Tana Tidung

KUA Sesayap KTT memprediksi jumlah pasangan nikah di bawah tangan banyak di Kabupaten Tana Tidung, Maryanto keluhkan soal kurangnya laporan pasangan.

Penulis: Risnawati | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / RISNA
Pelayanan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung.  

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Kantor Urusan Agama atau KUA Sesayap prediksi jumlah pasangan suami istri yang nikah di bawah tangan atau nikah siri di Kabupaten Tana Tidung cukup banyak.

Meski demikian, Kepala KUA Sesayap, Maryanto mengatakan, tak punya data jumlah pastinya.

Mengingat, para pasangan suami istri yang nikah di bawah tangan, tak pernah melaporkan pernikahannya di KUA.

"Kalau tadi mereka habis melaksanakan nikah lalu mereka melapor 'pak kami sudah menikah', mungkin kita bisa mendeteksi jumlah realnya," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Sabtu (3/9/2022).

Baca juga: Pensiun dari PNS, Mantan Kadisdikbud KTT Jafar Sidik Pikir-pikir Ikut Politik, Banyak Parpol Melirik

Namun demikian, KUA Sesayap dapat mengatakan jumlah pasangan nikah di bawah tangan itu banyak, dilihat dari setiap dilaksanakannya isbat nikah, yang ternyata banyak yang tak memiliki buku nikah.

Belum lagi, verifikasi yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tana Tidung pertanggal 26 Juli 2022 lalu terkait pelaksanaan isbat nikah.

Yang mana dari verifikasi tersebut, masih banyak pasangan nikah di bawah tangan yang tak dapat diakomodir.

Sebagai informasi, pada verifikasi pertanggal 26 Juli lalu, Disdukcapil Kabupaten Tana Tidung membatasi jumlah pasangan yang dapat melaksanakan isbat nikah sebanyak 26 pasangan.

"Makanya saya katakan kita tidak bisa katakan banyak atau sedikit. Tetapi, berdasarkan fakta dalam verifikasi kemarin, ternyata data itu lebih dari 26. Berarti jumlahnya banyak," katanya.

"Karena yang melaksanakan ini Disdukcapil, berarti dia membawahi semua kecamatan. Baik kecamatan Tana Lia, Sesayap, Betayau, Sesayap Hilir, maupun Muruk Rian," sambungnya.

Dia menambahkan, dari 26 pasangan yang diakomodir tersebut, hanya 14 pasangan yang dapat mengikuti sidang isbat nikah.

Baca juga: Kadisdikbud KTT Pensiun dari PNS, Jafar Sidik Minta Plt Kepala Disdikbud Teruskan Program Berjalan

Dia menyampaikan, banyak faktor yang menyebabkan, hanya 14 pasangan yang dapat diisbat nikahkan.

Hanya saja, dia tak berkomentar banyak terkait faktor-faktor tersebut.

"Ya banyak faktor, dari 14 pasang ini yang disidang oleh Pengadilan Agama, hanya beberapa yang dikabulkan permohonannya, sebagian ditolak," terangnya.

Penulis: Risna

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved