Berita Bulungan Terkini

Sudah Kantongi Izin P3, Peledakan di Area Bendungan Satu PLTA Sungai Kayan Dilakukan Akhir September

Rencananya akhir September 2022 l PT Kayan Hydro Energy (KHE), Khaeroni akan lakukan peledekan di area Bendungan 1 PLTA Sungai Kayan, Sudah Ada izin.

TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Speedboat melintas di atas Sungai Kayan di Desa Muara Pangean, Kecamatan Peso, Bulungan, yang akan menjadi lokasi bendungan 1 PLTA Kayan 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN- Rencana peledakan di sekitar lokasi pembangunan bendungan satu, Pembangkit Listrik Tenaga Air atau PLTA Sungai Kayan di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) terus dikebut.

Hal itu dilakukan untuk mempercepat proses pembangunan konstruksi.

Menurut Manajer Operasional PT Kayan Hydro Energy (KHE), Khaeroni saat dikonfirmasi mengaku telah mengantongi izin P3 (pemilikan, penguasaan, dan penyimpanan bahan peledak) dari Mabes Polri.

Baca juga: Pembangunan PLTA Kayan di Bulungan, Walhi Pertanyakan Amdal dan KLHS, Singgung Evaluasi Proyek

Kemudian saat ini, kata Khaeroni tinggal menunggu P2 (pembelian dan penggunaan bahan peledak).

"Untuk izin P3 sudah ada. Sekarang ini tinggal izin P2 yang belum," ucapnya Rabu (7/9/2022).

Kata Khaeroni, proses peledakan di area bendungan satu akan dimulai pada akhir September ini, setelah mengantongi izin P3.

Baca juga: DPRD Bulungan Minta Komitmen Pemkab Soal Percepatan Pembangunan KIPI dan PLTA Sungai Kayan

"Untuk pembangunan fisik kita targetkan 2023 mendatang," ungkapnya.

Diharapkan Khaeroni proses pembangunan fisik bendungan satu ini selesai 2025 mendatang.

"Dalam hal ini, KHE akan terus berupaya untuk melakukan percepatan. Mengingat, prosesnya sempat tertunda akibat pendemi Covid-19. Kalau semua perizinan sudah selesai. Peledakan akan segara kita lakukan," ungkapnya.

Kapoilres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar
Kapoilres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar (TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI)

Sementara itu, Kapolres Bulungan, AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar menegaskan bahwa Polres Bulungan tidak memiliki kewenangan untuk mengeluarkan izin P1 (pengguna sisa bahan peledak).

"Sebab, perizinan itu diterbitkan oleh Mabes Polri. Polres Bulungan hanya membuat berita acara kunjungan di lapangan," ungkapnya.

Selanjutnya, berita acara itu dilaporkan ke pimpinan. Namun, sejauh ini Polres Bulungan belum ada melakukan peninjauan ke lapangan terkait penerbitan izin P2.

Baca juga: Singgung Dampak Pembangunan PLTA Kayan di Bulungan, Walhi Kaltim Ingatkan Potensi Bencana Ekologis

"Untuk berita acara terkait pembangunan gudang bahan peledak (handak) sudah kita sampaikan dan sekarang ini izinnya sudah terbit sejak tahun 2021," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bulungan, AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kasat Intelkam Polres Bulungan, Iptu Rachmad Oktavianto menambahkan, ada beberapa tahapan tahapan yang harus dilakui investor untuk mendapatkan izin P1, P2 dan P3.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved