Berita Tana Tidung Terkini

Bakal Pecahkan Rekor Muri, Pemkab Tana Tidung Siapkan Ketupat Terbanyak, Tolak Bala di Bulan Safar 

Tiap tahun di bulan Safar Pemerintah Kabupaten Tana Tidng melaksanakan acara tolak bala yang merupaan tradisi turun temuru suku Tidung.

Penulis: Risnawati | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI
Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, akan pecahkan rekor muri ketupat terbanyak di acara tolak bala pada Rabu (21/9/2022) mendatang. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Pemerintah Kabupaten Tana Tidung akan melaksanakan tradisi turun temurun suku Tidung, yakni acara tolak bala di bulan Safar.

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali mengatakan, acara tolak bala itu akan digelar pada Rabu (21/9/2022) mendatang.

Dia mengatakan, acara tolak bala ini merupakan salah satu identitas budaya suku Tidung, yang merupakan suku terbesar di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara.

Baca juga: Tolak Bala, Tradisi Turun Temurun Suku Tidung, Warga Bawa Kue Jaman Dulu. Ada Serabi hingga Cucur

"Sekarang lagi berproses. Saya minta dukungannya kepada masyarakat Kabupaten Tana Tidung, agar acara tradisi kita ini berjalan lancar," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Kamis (15/9/2022)

Dia menyampaikan, suku Tidung ini sarat akan budaya, adat dan istiadat. Sehingga tradisi tolak bala harus tetap dilestarikan.

Lebih lanjut dia sampaikan, pada bulan Safar dipercaya banyak bala yang diturunkan. Sehingga, diserukan untuk selalu berdoa.

Baca juga: Ritual Tolak Bala Khas Suku Tidung di Baloi Adat Desa Salimbatu Bulungan, Panitia Jelaskan Makna

"Di dalam budaya Tidung kita ini, salah satunya adalah, setiap hari Rabu di bulan Safar pertama kita ada doa tolak bala. Kemudian di Rabu akhir bulan Safar juga ada doa-doa," katanya

"Nah, ini budaya kami orang Tidung biasanya turun berdoa, ngumpul kita bawa ketupat, ada doa selamatan, doa tolak bala, nanti kita mandi tolak bala. Ini kita sikapi menjadi budaya orang Tidung," sambungnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Tana Tidung itu menyampaikan, pada acara tolak bala ini, akan menjadi rekor muri Kabupaten Tana Tidung.

Tradisi tolak bala, warisan budaya Suku Tidung yang dilaksanakan setiap Bulan Safar atau bulan kedua dalam kalender hijriah.
Tradisi tolak bala, warisan budaya Suku Tidung yang dilaksanakan setiap Bulan Safar atau bulan kedua dalam kalender hijriah. (TRIBUNKALTARA.COM/ HO-Humas KTT)

Yang mana, pada acara yang di gelar pekan depan itu, akan dilakukan pemecahan rekor muri dengan menyiapkan 65 ribu ketupat.

"Karena yang sebelumnya ada di Sulawesi itu ketupat terbanyak, nah kita akan mecahkan itu," tambahnya.

Baca juga: Desa Salimbatu Bulungan Gelar Ritual Tolak Bala di Baloi Adat Tidung, Harap Jadi Destinasi Wisata

Dia meminta, seluruh masyarakat Kabupaten Tana Tidung dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.

Tak hanya berlaku bagi masyrakat suku Tidung. Namun, juga berlaku bagi masyarakat suku lainnya.

"Yang muslim maupun non muslim ndak apa-apa, kita hadir saja ndak masalah. Ini dalam rangka menuju identitas kita, memperkenalkan lah budaya orang Tidung," tuturnya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(*)

Penulis: Risnawati

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved