Berita Tarakan Terkini

Info Bantuan Subsidi Upah, Kepala BP Jamsostek Kaltara Sebut 53.611 Tenaga Kerja Potensi Terima BSU

Info Bantuan Subsidi Upah atau BSU, Kepala BP Jamsostek Kaltara Rina Umar sebut 53.611 Tenaga Kerja (Naker) berpotensi terima BSU.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Aktivitas di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Provinsi Kaltara, Jumat (16/9/2022). 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Total 53.611 orang tenaga kerja yang berpotensi mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari pemerintah.

Dikatakan Rina Umar, Kepala Badan Penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan ( BP Jamsostek) Provinsi Kaltara, ada sejumlah syarat dan kriteria penerima Bantuan Subsisi Upah (BSU) untuk tahun 2022.

Itu juga sudah diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 10 Tahun 2022 yang berisi pedoman pemberian bantuan pemerintah berupa subsidi gaji atau upah bagi pekerja atau buruh.

Data diserahkan BP Jamsostek kepada kemenaker sendiri adalah data pekerja yang sudah dilaporkan melalui kanal resmi yang kemudian oleh pihaknya dilakukan verifikasi kembali untuk memastikan validasi data tersebut.

Baca juga: Disdikbud Tarakan Miliki 641 Tenaga Honorer, Budiono Tegaskan Semua Harus Ikut PPPK

“Untuk mempercepat proses dan ketepatan penyaluran BSU kepada semua pekerja Indonesia, BPJAMSOTEK buka kanal pengumpulan data yang hanya dapat diberikan pemberi kerja atau dari pihak perusahaan HRD dan kemudian melalui aplikasi resmi,” urainya.

Aplikasi resmi yang dimaksud lanjut Rina Umar yakni, Sistem Informasi Pelaporan Perusahaan (SIPP). Kemudian untuk menghindari informasi tidak benar atau hoaks, bagi pekerja yang ingin mengetahui apakah layak sebagai calon penerima BSU atau tidak, dapat mengakses kanal resmi melalui bsu.bpjsketenagakerjaan.co.id.

“Jadi untuk yang di Kaltara, potensi menerima sebanyak 53.611 tenga akerja yang bisa mendapatkan BSU. Kalau ini datanya dari perusahaan. Untuk bisa menyampaikan data validnya, jadi diperlukan tenaga kerja bisa melihat kembali melalui link yang tadi di bsu.bpjsketengakaerjaan.go.id untuk menyampaiakn datanya tenaga kerja tersebut sudha valid atau tidak,” tegas Rina Umar.

Adapun yang berhak mendapatkan yakni mereka yang memiliki gaji pokok di bawah 3,5 juta. Adapun mereka yang memiliki UMK dan UMP di atas RP 3,5 juta misalnya lanjut Rina, katakanlah UMK Tarakan di kisaran 3,7 juta ke atas, maka dibulatkan menjadi Rp 3,8 juta dan bisa juga tetap mendapatkan BSU.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kaltara Hari Ini, Jumat 16 September 2022, Tarakan Siang Cerah Berawan

“Jadi masih bisa dapat yang Rp 3,7 juta itu mengikuti UMK masing-masing kabupaten dan kota atau UMP,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved