Berita Tarakan Terkini

Cair Tiga Tahap, Besarannya Rp 600 Ribu, BPJamsostek Kaltara Sebut Penerima BLT Tak Bisa Dapat BSU

Cair tiga tahap, besarannya Rp 600 ribu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.Kaltara Tegaskan Penerima BLT Tak Bisa Dapat BSU.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Aktivitas di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Provinsi Kaltara. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tenaga kerja dicairkan dalam tiga tahap. Per orangnya terima Rp 600 ribu sampai Desember 2022 mendatang.

Dikatakan Rina Umar, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ( BPJAMSOSTEK) Provinsi Kaltara, pencairan yang sudah ada saat ini di bulan September adalah tahap pertama.

“Informasinya sampai tahap ketiga. Ini kan nanti sampai Desember pencairannya. Jadi sebenarnya kalau mau daftar sekarang masih bisa, tinggal akses websitenya di https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id,” beber Rina Umar.
Artinya setiap bulan yang bersangkutan bisa mendapatka bantuan sebesar Rp 600 ribu sampai dengan Desember 2022.

“Pemerintah punya kriteria. Yang sudah dapat BLT misalnya maka tidak bisa dapat BSU,” ujarnya.

Baca juga: Harga Telur di Tarakan Turun Rp 2 Ribu Per Piring, Harga Daging Sapi Masih Rp 150 Ribu Per Kg

Rina Umar, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Tarakan. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Rina Umar, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Tarakan. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH (TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH)

Ia melanjutkan, adapun tenaga kerja yang berhak mendapat BSU, kriterianya semuanya dari Kementerian Ketenagakerjaan. Pihaknya dalam posisi harus memvalidkan data ketenagakerjaan dengan minta ke HRD perusahaan untuk memvalidkan data tersebut.

“Meyakinkan bahwa NIK-nya sudah sesuai, kemudian data nomor hp, nomor rekening harus sesuai dengan kriteria. Karena kalau tidak sesuai pasti akan sulit,” ujarnya.

Untuk itu tenaga kerja juga diminta aktif mengecek sendiri di link yang sudah disiapkan di https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. Di sini diminta untuk memastikan data dirinya layak atau tidak menerima BSU.

“Sehingga pada saat dia sudah mengakses, itu kemudian menganggap layak. Kalau pekerja itu merasa datanya tidak layak maka bisa mengonfirmasi ke perusahaan kenapa saya masih dianggap tidak layak menjadi salah satu yang mendapatkan BSU,” urainya.

Dan dari data itu bisa dipastikan kemungkinan salah satunya ada ketidaksusaian datanya sehingga masih dianggap belum layak.

“Kalau ada hasil dalam link menyatakan lolos verifikasi maka bisa dicairkan. Kalau dia masih tertulis kriteria calon, ini kami tidak bisa memastikan karena ranahnya dari Kemenaker yang memverifikasi. Karena kami tidak tahu siapa yang mendapatkan dan siapa tidak dapat,” ujarnya.

Baca juga: Pembatik Tarakan Dilatih Tingkatkan Kualitas, Upaya Kenalkan Batik Go Internasional

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved