Berita Kaltara Terkini

Perbaikan Jalan Penghubung di Krayan, Berikut Penjelasan Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan

Pemprov Kaltara melalui Dinas PUPR Perkim Kaltara merencanakan pembangunan rute jalan baru untuk kembali menghubungkan dua daerah di Krayan, Nunukan.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO-Dinas PUPR Perkim Kaltara
Kondisi jalan penghubung Krayan Induk-Krayan Selatan yang tertimbun longsor. Dinas PUPR Perkim Kaltara mengatakan akan membuat rute jalan baru menggantikan rute saat ini yang tertimbun longsor 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Jalan penghubung yang menghubungkan Krayan Induk demgan Krayan Selatan di Krayan, Nunukan, Kaltara putus akibat longsor.

Dampaknya, arus distribusi barang dan mobilitas masyarakat terganggu.

Pemprov Kaltara melalui Dinas PUPR Perkim Kaltara merencanakan pembangunan rute jalan baru untuk kembali menghubungkan dua daerah di Krayan, Nunukan itu.

Baca juga: Longsor Krayan Selatan, Distribusi Sembako dari Malinau Usai Hari ini: Total Bantuan 5,6 Ton Lebih

Sebab jika harus memperbaiki ruas jalan yang tertimbun material longsor cukup sulit dan berbahaya lantaran kondisi tanah yang tak stabil.

Menurut Wagub Kaltara, Yansen Tipa Padan, pembangunan jalan baru menjadi perhatian utama pemerintah agar akses masyarakat di daerah perbatasan RI-Malaysia itu bisa kembali normal.

"Sudah ada, Pak Gubernur sudah tugaskan PUPR dan tim teknis ke lapangan untuk diidentifikasi," kata Yansen Tipa Padan, Rabu (28/9/2022).

Baca juga: Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang Launching Subsidi Ongkos Angkut Barang ke Krayan Nunukan

"Memang itu cukup ekstrem jadi harus ada simulasi penanganan dengan mengalihkan jalan itu," ungkapnya.

Wagub Yansen mengatakan, Gubernur Zainal Paliwang telah mengeluarkan keputusan agar pembangunan rute jalan baru menggunakan dana belanja tidak terduga (BTT).

Wagub Kaltara, Yansen Tipa Padan
Wagub Kaltara, Yansen Tipa Padan (TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI)

"Untuk nominalnya saya belum dapat, tapi kepastiannya dana diambil dari biaya tidak terduga," ujarnya.

Tak hanya perbaikan jalan akibat longsor, Wagub Yansen mengatakan, pihaknya juga akan mengirimkan tim dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara untuk menangani bencana banjir bandang di Krayan.

Baca juga: Banjir Bandang di Krayan Berimbas pada Ekonomi Masyarakat Selama Satu Tahun, Penjelasan BPBD Nunukan

Dirinya pun memastikan Pemprov Kaltara menanggapi dengan serius penanganan bencana yang dihadapi oleh masyarakat Krayan, Nunukan.

"Selain PUPR, dari Pertanian juga ke sana karena bencana ini bukan hanya jalan saja tapi juga sawah-sawah itu, jadi Pemprov Kaltara telah mengambil langkah-langkah," ujarnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved