Berita Nunukan Terkini

Asosiasi Pedagang Rumput Laut di Nunukan Minta DKP Provinsi tak Asal Cabut Fondasi, Ini Alasannya

Ketua Asosiasi Pedagang Rumput Laut Nunukan Kamaruddin minta DKP Provinsi tidak asal cabut fondasi: Jaga tanda batas itu jangan dirusak.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / FEBRIANUS FELIS
Ketua Asosiasi Pedagang Rumput Laut Nunukan, Kamaruddin. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Ketua Asosiasi Pedagang Rumput Laut Nunukan, Kamaruddin minta kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk tidak asal mencabut fondasi budidaya rumput laut.

Hal itu dia sampaikan sesuai mengikuti rapat koordinasi teknis pemasangan tanda batas (Bouy) budidaya rumput laut di Perairan Mamolo, Kabupaten Nunukan.

"Kalau fondasi dicabut harus tunjukkan tempat yang mau dipindahkan di mana. Jangan sampai begitu tali rumput laut dipotong, lalu dipindahkan tanpa petunjuk, nanti dibongkar lagi," kata Kamaruddin kepada TribunKaltara.com, Senin (03/10/2022), sore.

Lanjut Kamaruddin,"Jadi jangan asal cabut saja fondasi budidaya rumput laut kami," tambahnya.

Baca juga: Pasang Tanda Batas Budidaya Rumput Laut di Perairan Nunukan, Fondasi Masuk Jalur Pelayaran Dicabut

Penertiban fondasi budidaya rumput laut yang masuk dalam jalur pelayaran kapal besar oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kaltara, serta instansi terkait lainnya di Perairan Nunukan, belum lama ini.
Penertiban fondasi budidaya rumput laut yang masuk dalam jalur pelayaran kapal besar oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kaltara, serta instansi terkait lainnya di Perairan Nunukan, belum lama ini. ((HO / AZIS))

Kamaruddin menegaskan bilamana setelah ada pemasangan tanda batas lalu terjadi kecelakaan kapal laut di dalam zona bebas budidaya rumput laut, bukan jadi tanggung jawab pihaknya.

"Di dalam batas yang sudah dipasang tanda (zona bebas) bukan jadi tanggungjawab kami kalau ada kapal yang nabrak fondasi kami. Justru kami yang minta ganti rugi karena sudah merusak fondasi kami. Biar saling menjaga juga," ucapnya.

Dia meminta kepada petani rumput di Nunukan agar bisa mematuhi tanda batas yang akan dipasang oleh DKP provinsi esok Selasa (04/10).

"Jaga tanda batas itu jangan dirusak. Saya berharap setelah ada pemasangan tanda batas itu, para petani tidak lagi membangun fondasi budidaya rumput laut melewati batas yang sudah disepakati," ujar Kamaruddin.

Penulis: Febrianus Felis.

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved