Berita Daerah Terkini

Satu Orang Meninggal dan Dua Selamat, Kapal Kayu Tenggelam di Sungai Mahakam, Loa Duri Kukar

Kapal kayu bermuatan pasir tenggelam di Sungai Mahakam Kukar. Satu orang Korban meninggal atas nama Muhammad Rahim alias Apung usia 50 tahun.

Editor: Junisah
TRIBUNKALTIM.CO/ HO Basarnas
Korban kapal bermuatan pasir yang tenggelam di perairan Sungai Mahakam Loa Duri Kabupaten Kutai Kartanegara ditemukan meninggal dunia. 

TRIBUNKALTARA.COM, TENGGARONG- Sebuah kapal tenggelam di Perairan Sungai Mahakam Loa Duri Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.

Akibat kejadian ini satu orang meninggal dunia dan dua orang selamat. 

Korban meninggal atas nama Muhammad Rahim alias Apung usia 50 tahun.

Baca juga: Kapal Tenggelam, Dua Korban Asal Tarakan Ditemukan 500 Meter dari Lokasi Kejadian

Kronologi kejadian saat kapal motor kayu yang mengangkut pasir ini, melakukan perjalanan Kamis (6/10/2022) pukul 15.00 Wita,

Di dalam kapal kayu ini terdapat korban bersama dua rekannya berangkat menjual pasir dari  Jalan Gerbang Dayaku, Desa Jembayan Kelurahan Loa Kulu diantar menuju Pelabuhan Gradet, pelabuhan H. Nata. 

Namun saat berada di tengah Sungai kawasan wilayah Loa Duri Ulu, kapal mengalami bocor dan mati mesin. 

Baca juga: Bocah 12 Tahun di Samarinda Tenggelam saat Bermain Perosotan di Intake PDAM Bengkuring 

Melihat kondisi kapal akan tenggelam, kedua rekan korban menyelamatkan diri dengan loncat dari kapal. Namun korban masih berupaya mengurangi beban kapal untuk menyelamatkan kapalnya. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Melkianus Kotta, mengatakan korban diduga tak sempat menyelamatkan diri saat kapal muatan pasir tenggelam. 

"Lokasi insiden laka air ini memang merupakan pusat pusaran air sungai mahakam dengan arus yang deras," ujarnya, Sabtu (8/10/2022).

Kapal tenggelam di Samarinda 01 08102022
Korban kapal bermuatan pasir yang tenggelam di perairan Sungai Mahakam Loa Duri Kabupaten Kutai Kartanegara ditemukan meninggal dunia.

Menurut,Melkianus Kotta, selama tiga hari Tim SAR melakukan pencarian para korban dan melakukan penyisiran sejauh 5 kilometer ke arah hilirm sampai akhirnya ditemukan para korban.

Adapun alat utama yang dibawa dalam pencarian, diantaranya truk personil, truck air boat, perahu karet, perlatan medis dan peralatan selam. 

Baca juga: Hari Keempat Pencarian Sultan Belum Ditemiukan, Nelayan Tenggelam di Sungai Anggana

Kemudian, tim yang terlibat Kantor SAR Balikpapan, Polsek Loa Duri, BPBD Kukar, Polairud Kutai Kartanegara, warga dan keluarga korban. 

"Dengan ditemukannya korban, maka operasi pencarian terhadap kapal bermuatan pasir yang tenggelan di Loa Duri ditutup," ujarnya.

(*)

Sumber: Tribunkaltim.co

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved