Berita Tarakan Terkini

Dandim 0907 Tarakan Beber Potensi Barang Ilegal Masuk lewat Jalur Tikus Perbatasan Malaysia

Masuknya kosmetik ilegal karena banyak jalan tikus di perbatasan Tarakan. Tutup di sini, masuk dari sini. Menjadi satu hal turun temurun dari dulu.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Dandim 0907 Tarakan, Letkol Inf Reza Fajar Lesmana (tengah) mewakili Danrem 092 Maharajalila, Brigjen TNI Arm Ari Estefanus menghadiri kegiatan rilis pers penindakan kosmetik impor illegal di KPPBC TMP B Tarakan, Rabu (12/10/2022). 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Mewakili Korem 092 Maharajalila, Dandim 0907 Tarakan Letkol Infanteri Reza Fajar Lesmana menghadiri kegiatan rilis pers penindakan kosmetik impor ilegal asal Filipina dan Malaysia, Rabu (12/10/2022).

Dandim 0907 Tarakan mewakili Danrem 092 Maharajalila yang saat ini memiliki agenda lain dan kemarin baru saja menerima anugerah kenaikan pangkat dari Kolonel Arm menjadi Brigjend TNI Arm Ari Estefanus.

“Jadi kami mewakili beliau hari ini. Kami saat ini mewakili Korem 092 Maharajalila sebagai komando pelaksana operasi di bawah Komando Operasi Kodam VI Mulawarman dan ada dua batalyon bertugas di perbatasan mulai dari Nunukan, Malinau sampai Kutai Barat,” sebutnya.

Baca juga: Kronologi Penemuan Ratusan Koli Kosmetik Ilegal di Sebatik Nunukan, Dikirim Lewat Jasa Titipan

Satu batalyon dimaksud yakni Batalyon Infanteri 621 di perbatasan Sebatik Nunukaan, Batalayson Armed V di Malinau sampai Kutai Barat dan saat ini juga membawahi satgas udara yang saat ini

Dansatgasnya adalah Danlanud dan termasuk Satgas Laut dalam hal ini bekerja sama dengan Lantamal XIII.

“Di situ kita juga ada Satgas Intelijen bersama BINDA, BAIS dan SBI yang dikeluarkan Korem 092. Ini berkat sinergitas yang baik antara rekan-rekan bertugas di perbatasan kemudian Bea Cukai dan Balai POM untuk bersama-sama mengungkap apa yang saat ini ditampilkan dalam rilis,” urai Dandim 0907 Tarakan.

Baca juga: Tim Gabungan Gagalkan Pengiriman 151 Koli Kosmetik Ilegal, Diduga dari Filipina dan Malaysia

Lebih lanjut dijelaskan Letkol Inf Reza Fajar Lesmana, sesuai UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI pada pasal 7 berbunyi TNI memiliki dua tugas utama. Pertama lanjutnya, operasi milter untuk perang, kedua unruk operasi militer selain perang.

“14 poin di situ operasi militer selain perang. Salah satunya membantu pemda dan instansi terkait yang ada di wilayah dan membantu pihak kepolisian.

Kami punya tugas pokok selain membantu perang tadi, membantu permasalahan saat ini yang ada di wilayah perbatasan,Kaltara dan Tarakan,” ujarnya.

Kegiatan rilis pers penindakan kosmetik ilegal hasil tangkapan tim gabungan dari Bea Cukai bekerja sama dengan Korem Maharajalila 092 dan Balai Pom di Tarakan, Rabu (12/10/2022).
Kegiatan rilis pers penindakan kosmetik ilegal hasil tangkapan tim gabungan dari Bea Cukai bekerja sama dengan Korem Maharajalila 092 dan Balai Pom di Tarakan, Rabu (12/10/2022). (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

Melihat kegiatan ini sudah beberapa kali terjadi, disampaikan Tarakan khsususnya memiliki jalur laut. Dan tidak bisa dikaver satu per satu.

“Jalan tikus banyak di Tarakan. Tutup di sini, masuk dari sini. Kemudian di situ menjadid satu hal turun temurun dari dulu.

Kami tidak selamanya ada di Tarakan, saya dinas 2021 nanti pindah lagi, ini merupakan hal yang menjadi kebiasaan.

Ada kosmetik, belum berbicara barang asal Malaysia lainnya, makanan beku, ballpres dan terakhir ditemukan peredaran narkobanya luar biasa,” ujarnya.

Baca juga: Usut Pemilik 22 Koli Kosmetik Ilegal, Pemusnahan Barang Bukti Direncanakan Digelar Januari 2023

Sehingga lanjutnya sangat perlu adanya sinergitas seperti saat ini bersama semua pihak pemda, TNI dan Polri, instansi terkait komitmen yang sama tidak terpengaruh dan menuntaskan kasus itu semua.

“Memberantas semua mungkin agak sulit tapi paling tidak mengurangi karena kita sadar bahwa hal tersebut bisa merusak generasi muda kita ke depan.

Sekarang ini kita sudah berpikir ke depan generasi muda jangan sampai tidak bisa melanjutkan hal baik ke depan dan ini menjadi tanggung jawab kita untuk memelihara menjaga dan meng-create generasi muda sehingga tidak terjadi hal-hal tersebut,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved