Berita Kaltara Terkini

Anggaran Belanja Biaya Tidak Terduga Turun di APBD Kaltara 2023, Begini Penjelasan BKAD

Untuk APBD Kaltara 2023 setiap OPD Pemprov Kaltara harus memiliki program-program kerja. Hal in idisampaikan Kepala BKAD Kaltara Denny Harianto.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Kepala BKAD Kaltara, Denny Harianto 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - DPRD Kaltara dan Pemprov Kaltara telah menyetujui APBD Kaltara tahun 2023.

Dalam Rapat Paripurna persetujuan bersama Raperda APBD Kaltara 2023, disepakati nominal APBD untuk tahun depan sebesar Rp2.997.362.801.915.

Angka itu meningkat 17,62 persen dibandingkan APBD Kaltara tahun 2022.

Baca juga: APBD Kaltara 2023 Disetujui Rp2,9 Triliun Wagub Yansen Tipa Padan Singgung Prioritas Pembangunan

Meski meningkat, ada sejumlah mata anggaran yang nominalnya turun, seperti halnya belanja biaya tidak terduga (BTT).

Dalam APBD Kaltara 2023, BTT dianggarkan Rp10.000.000.000, atau turun 33,55 persen dibanding tahun lalu yang nilainya sebesar Rp15.048.500.382.

Diketahui, sebelumnya mata anggaran BTT memiliki peran penting seperti digunakan untuk penanggulangan Covid-19 hingga mengatasi inflasi di daerah.

Baca juga: KUA PPAS APBD 2023 Disetujui, APBD Kaltara Tahun Depan Diprediksi Tembus Rp2,81 Triliun

Selain itu BTT juga dapat digunakan untuk dana penanggulangan bencana di daerah.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara, Denny Harianto menjelaskan penurunan anggaran BTT agar dapat memaksimalkan serapan anggaran dari program yang ada di setiap OPD.

"Kalau BTT kan untuk antisipasi, karena dana itu kan stand-by saja," kata Denny Harianto, Rabu (30/11/2022).

Ketua DPRD Kaltara Albertus Stefanus Marianus dan Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan memperlihatkan berkas APBD Kaltara 2023 usai ditandatangani  persetujuan bersama APBD Kaltara 2023 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kaltara, Rabu (30/11/2022).
Ketua DPRD Kaltara Albertus Stefanus Marianus dan Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan memperlihatkan berkas APBD Kaltara 2023 usai ditandatangani persetujuan bersama APBD Kaltara 2023 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kaltara, Rabu (30/11/2022). (TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI)

"Jadi kami coba maksimalkan anggaran itu diserap, sayang kalau tidak diserap dan hanya di-BTT," ungkap Denny Harianto.

Denny Harianto mengatakan penurunan anggaran BTT tidak serta merta menghilangkan program yang sebelumnya menggunakan alokasi anggaran dari BTT.

Lantaran menurut Denny tiap OPD telah memiliki alokasi anggaran untuk program-program yang sebelumnya juga mendapatkan alokasi anggaran dari BTT.

Baca juga: BKAD Kaltara Sebut APBD Kaltara 2022 Bakal Alami Kenaikan di Perubahan, Denny Harianto: Kita Optimis

"Jadi untuk dukungan program Covid-19, inflasi dan sebagainya itu kan sudah ada di OPD," katanya.

"Jadi kami lebih baik memaksimalkan anggaran yang ada di program," sambungnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved