Berita Tana Tidung Terkini

Sudah Diketok, UMK Tana Tidung Tahun 2023 Ditetapkan Menjadi Rp 3.370.205, Naik Rp 240.069

Sudah diketok, Pemkab Tana Tidung menetapkan Upah Minimum Kabupaten ( UMK ) Tana Tidung 2023 sebesar Rp 3.370.205 atau naik Rp 240.069.

Penulis: Risnawati | Editor: Sumarsono
Tribunnews/Jeprima
Ilustrasi - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tana direkomendaskan naik 7,7 persen menjadi Rp 3.370.205 pada 2023 nanti. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG – Sudah diketok, Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Tana Tidung menetapkan Upah Minimum Kabupaten ( UMK ) Tana Tidung 2023 sebesar Rp 3.370.205 atau naik Rp 240.069.

Dari hasil pembahasan Dewan Pengupahan Kabupaten Tana Tidung diputuskan UMK Tana Tidung 2023 naik Rp 240.069 atau 7,7 persen.

Kabid Tenaga Kerja, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Tana Tidung, Sarwo Artiko mengatakan, UMK Tana Tidung 2023 naik menjadi Rp 3.370.205.

"UMK sebelumnya itu kan Rp 3.130.136, jadi itu ditambah sama kenaikan UMK ke depan. Jadi 2023 itu UMK menjadi Rp 3.370.205," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Kamis (1/12/2022).

Baca juga: UMK Nunukan 2023 Naik 7,6 Persen Menjadi Rp 3.319.134, Serikat Buruh Beri Catatan Kepada BPS

Tahap selanjutnya adalah, Pemkab Tana Tidung akan mengirimkan rekomendasi hasil pembahasan UMK tersebut ke Pemprov Kaltara.

Sarwo Artiko menambahkan, Pemkab Tana Tidung kemungkinan akan menerima hasil penetapan dari Pemprov Kaltara paling lambat 7 Desember 2022.

"Jadi kami tidak memberikan penetapan, tapi kita hanya memberikan rekomendasi. Penyesuaiannya nanti baru dibahas di provinsi lagi, intinya seperti itu," katanya.

Dia menyampaikan, kenaikan UMK Tana Tidung 2023 tidak jauh berbeda dengan daerah lainnya di Kaltara.

Baca juga: UMK Tarakan 2023 Disepakati Rp 4.055.356, Serikat Buruh Tegaskan Besaran sesuai Rumusan Permenaker

Rata-rata kenaikan UMK di Kaltara ini Rp 200an ribu.

Lebih lanjut Sarwo Artiko menyatakan, dalam menentukan UMK ini juga mengacu pada data Badan Pusat Statistik atau BPS dan tingkat inflasi daerah.

"Nah untuk di Kabupaten Tana Tidung itu, kita mengacu pada tingkat inflasi Tanjung Selor," terangnya. (*)

Berita menarik Tribun Kaltara baca di Google News atau Google Berita!

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved