Berita Daerah Terkini
Detik-detik Tongkang Batu Bara Tabrak Jembatan Mahakam, Terdengar Benturan Keras, Warga Histeris
Inilah detik-detik kapal tongkang batu bara tabrak Jembatan Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur. Warga teriak histeris saat terdengar benturan keras.
Ia menjelaskan, pemeriksaan di hari ini baru berupa visual atau kasat mata sebab pile pilar yang tertabrak kini tertutup air sungai yang mulai pasang.
Baca juga: Satu Orang Meninggal dan Dua Selamat, Kapal Kayu Tenggelam di Sungai Mahakam, Loa Duri Kukar
"Kami akan lakukan pemeriksaan detailnya besok. Karena saat ini pile slabnya (tiang pelat) belum terlihat, masih tertutup air pasang," jelasnya.
Pihaknya juga memberikan perhatian terkait jumlah dolphin pilar 3 yang hanya tersisa dua. Sebab, sebutnya, dulunya mereka memasang empat dolphin di salah satu pilar bagian tengah itu.
"Dua dolphin yang hilang pasti ditabrak tapi tidak terpantau. Kalau masih lengkap (4 dolphin) saya yakin benturan itu tidak akan terjadi karena fendernya itu yang lebih dulu ditabrak," imbuhnya.
Terkait insiden ini, dikatakannya yang harus bertanggungjawab terkait perbaikannya pastilah pihak perusahaan.
Sebab itu, usai pemeriksaan jembatan mereka akan menghitung kerugian yang harus diganti pihak perusahaan.
"Akan kami audit kerusakannya berapa, lalu minta biaya perbaikan dari pihak perusahaan yang menabrak," pungkasnya.
Polisi Periksa Saksi
Pihak kepolisian telah memeriksa empat orang saksi terkait insiden tongkang bermuatan batu bara yang menabrak Jembatan Mahakam.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli dalam press releasenya Jumat sore menyebutkan, dua dari empat saksi tersebut adalah nakhoda dan jurumudi.

Ia menjelaskan, tongkang yang menabrak memiliki nama lambung Apol 3017 dan tengah ditarik oleh tugboat Mitra Anugerah 1 dengan diassist oleh tugboat Herlin 19.
"Spesifikasinya Tongkang 300 feet," sebutnya.
Pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan bersama BBPJN dan anggota DPRD Kaltim untuk melihat kondisi ketahanan jembatan tersebut.
Namun sebutnya, kondisi slabe on pile atau penumpu tiang jembatan yang tertabrak belum terlihat karena pasang air sungai.
"Nanti kondisi detailnya dari BBPJN langsung," ucapnya.