Pemindahan IKN

Pembangunan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat di IKN Nusantara

Seiring maraknya pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara, maka aspek pembangunan sosial mesti menyertainya.

Editor: Sumarsono
HO
Rektor Universitas Balikpapan Dr Isradi Zainal berada di Titik Nol IKN Nusantara. 

Oleh: Dr Isradi Zainal, Rektor Universitas Balikpapan / Direktur Mitranusa

TRIBUNKALTARA.COM - Seiring maraknya pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara, maka aspek pembangunan sosial mesti menyertainya.

Pembangunan sosial yang akan dilakukan setidaknya berbasis kajian aspek sosial yang timbul akibat pemindahan IKN ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Pembangunan sosial merupakan pendekatan pembangunan yang bertujuan meningkatkan kualitas kehidupan manusia secara utuh mulai pemenuhan kebutuhan fisik hingga sosial.

Sejumlah program yang mencakup pembangunan sosial diantaranya pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, perumahan hingga pengentasan kemiskinan.

Untuk kawasan IKN Nusantara, pemenuhan pembangunan sosial mesti diawali dengan penyelesaian masalah pertanahan sebagai akibat pemakaian lahan untuk pembangunan IKN.

Hal ini untuk menjamin kesejahteraan dan kualitas hidup warga IKN Nusantara yang tanahnya digunakan, maka pembelian tanah harus dengan konsep ganti untung.

Bahkan jika perlu untuk masyarakat yang tanahnya diambil untuk Kawasan Inti Pusat Pemerintahan ( KIPP ) agar diber jaminan beasiswa bagi anaknya yang kuliah di perguruan tinggi.

Baca juga: IKN Nusantara Mulai Dibangun di Kalimantan Timur, Inilah Dampak yang Dirasakan Masyarakat Sepaku

Pembangunan sosial yang terkait ketenagakerjaan di IKN Nusantara dilakukan sesuai skema pemberian pelatihan gratis yang diselenggarakan Kemenaker RI an PUPR.

Hanya saja program ke depan mesti dipetakan secara detail agar pelatihan yang diberikan dapat digunakan secepatnya.

Pemberdayaan masyarakat merupakan istilah yang sering kita dengar dalam kehidupan sehari hari. Pemberdayaan masyarakat terdiri dari kata pemberdayaan dan masyarakat.

Dalam Bahasa inggris 'pemberdayaan' diterjemahkan sebagai 'empowerment'.

Pemberdayaan merupakan cara untuk mengupayakan atau memberdayakan masyarakat menjadi lebih sejahtera, berdaya dan bisa mandiri, baik di bidang ekonomi, sosial, budaya, berpendapat dan menentukan hak politik.

Rektor Universita Balikpapan Dr Isradi Zainal bersama keluarga berada di Titik Nol IKN Nusantara pada momen Tahun Baru, 1 Januari 2023.
Rektor Universita Balikpapan Dr Isradi Zainal bersama keluarga berada di Titik Nol IKN Nusantara pada momen Tahun Baru, 1 Januari 2023. (HO)

Dengan demikian pemberdayaan dapat didefinisikan sebagai pemberian daya atau power kepada kelompok yang lemah yang belum memilika power/daya untuk hidup,  mandiri, khususnya terkait kebutuhan dasar seperti makan, sanding, papan/rumah, pendidikan, kesehatan (Hamid,2018).

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved