Berita Nasional Terkini

Erick Thohir Terus ‘Bersih-Bersih’ Agar Korupsi Dana Pensiun BUMN tak Berulang, Terungkap di Pelindo

Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) Erick Thohir terus mendorong transformasi dana pensiun BUMN.

Editor: Sumarsono
Dok. BUMN.go.id
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. 

TRIBUNKALTARA.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) Erick Thohir terus mendorong transformasi dana pensiun BUMN.

Erick Thohir ingin dana pension juga mengikuti jejak kesuksesan transformasi BUMNBUMN lainnya.

"Ini yang menjadi perhatian khusus buat kami ketika kita bicara dengan dana pension BUMN, di mana BUMN sudah bermigrasi ke arah yang baik.

Terbukti dividen kepada negara merupakan tertinggi sepanjang sejarah Rp 80,2 triliun," ujar Erick Thohir di Cafe dan Money Changer Marina Bay, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (10/5/2023).

Erick Thohir menyampaikan keuntungan BUMN pun terus melesat menjadi Rp 303 triliun pada 2022 atau jauh lebih tinggi dibandingkan 2021 yang sebesar Rp 124 triliun atau 2020 hanya Rp 13 triliun.

Baca juga: Rekrutmen Bersama BUMN Dibuka Mulai 5 Mei 2023, Erick Thohir: Dilakukan Demi Satukan BUMN sejak Dini

"Yang saya pastikan, kondisi BUMN lebih sehat.

Kalau sehat konteksnya berarti karyawan BUMN yang merupakan masa depan juga harus sehat.

Jangan sampai ya nanti ketika mereka pensiunan hak-haknya tidak didapatkan," ucap Erick Thohir.

Erick Thohir pun terus menjalin komunikasi secara intensif dengan Kejaksaan Agung ( Kejagung ).

Berdasarkan data Kejagung, kasus korupsi yang terjadi dalam dana pensiun Pelindo sudah terjadi cukup lama dan terus berulang.

Baca juga: Dirut Waskita Karya Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi, Respon Erick Thohir: Hormati Proses Hukum

Erick Thohir menyebut sejumlah tersangka yang disampaikan Kejagung mulai periode 2011-2016, 2008-2014, 2012-2017, dan 2005-2019 atau saat dirinya belum menjabat sebagai Menteri BUMN.

"Jadi ini hal-hal yang memang sudah terjadi berulang-ulang, ini yang memang menjadi perhatian buat kita untuk memastikan hak yang mendapatkan, harus diproteksi.

Kami di BUMN harus menjadi solusi dan solusi kepastian orang mendapatkan haknya. Solusi program bersih-bersih itu nyata," sambung Erick Thohir.

Baca juga: Jalankan Arahan Kementerian BUMN, PLN Jaga Pasokan Energi Primer melalui Transformasi Digital

Ketua Umum PSSI ini mengaku terus mendorong transformasi dana pensiun dapat terjadi dalam tiga tahun ke depan secara bertahap.

Hal ini akan disesuaikan dengan kemampuan BUMN tersebut dalam memastikan memiliki pendanaan yang cukup.

"Inilah saya mengingatkan seluruh rekan-rekan pimpinan di BUMN bahwa saya memegang penuh dan tidak mentoleransi ada kejadian korupsi seperti ini," tandasnya. (*)

Baca artikel dan berita menarik Tribun Kaltara di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved