Berita Kaltara Terkini

Tingkatkan Kunjungan dan Minat Baca, Tahun ini 7 Perpustakaan Desa di Kaltara Masuk Program TPBIS

Sebagai upaya pengembangan perpustakaan hingga ke desa-desa, Perpusnas RI membuat program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

|
Penulis: Edy Nugroho | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / EDY NUGROHO
Bimtek SPP-TIK untuk fasilisator program TPBIS yang digelar di Tanjung Selor, sejak Senin (05/06/2023) hingga 8 Juni mendatang. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Sebagai upaya pengembangan perpustakaan hingga ke desa-desaPerpustakaan Nasional atau Perpusnas RI membuat program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial ( TPBIS ).

Di Kalimantan Utara ( Kaltara ) program TPBIS sudah berjalan sejak 2020 lalu.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltara Asnawi mengungkapkan, tujuan diselenggarakannya TPBIS ini secara umum terangkum dalam arah kebijakan Perpusnas tahun 2020-2024, yaitu peningkatan SDM (sumber daya manusia), melalui penguatan budaya literasi dan pemasyarakatan budaya kegemaran membaca.

Ia menambahkan, publikasi dan penguatan konten literasi serta transformasi perpustakaan dalam segala kegiatan bisa meningkatkan lagi jumlah kunjungan dan ketertarikan masyarakat.

Secara spesifik, dijelaskan, tujuan TPBIS adalah terciptanya masyarakat sejahtera melalui transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Baca juga: BPS Kaltara Catat Inflasi Tahunan Tarakan dan Tanjung Selor 3,07 Persen, Masud Rifai Ungkap ini

Kegiatan TPBIS, imbuhnya, merupakan program nasional yang dilaksanakan oleh Perpusnas RI yang mendapatkan dukungan Bappenas dan Kementerian Desa.

Asnawi menambahkan, program transformasi perpustakaan sudah dijalankan sejak 2020 di Kaltara.

Hingga, 2022 telah menjangkau 4 perpustakaan umum daerah kab/kota dan 9 perpustakaan desa penerima manfaat program.

Pada tahun 2023, lanjutnya Kaltara kembali dipercaya melakukan program TPBIS ini, dengan terpilihnya 7 perpustakaan umum desa/kelurahan.

Yaitu Desa Kaliamok dan Kuala Lapang (Malinau), kemudian Semengaris (Nunukan), serta kelurahan Juata Laut, kelurahan Kampung Enam, Karang Balik, dan kelurahan Mamburungan di Kota Tarakan.

Sebagai upaya pengembangan kapasitas bagi para fasilitator program TPBIS di Kaltara, Perpusnas RI menggelar Bimbingan Teknis Strategi Pengembangan Perpustakaan dan Teknologi Informasi Komunikasi (Bimtek SPP-TIK) di Tanjung Selor, sejak Senin (05/06/2023) hingga 8 Juni mendatang.

Asnawi, yang mewakili Kepala DPK Ramli membuka kegiatan Bimtek SPP-TIK tingkat provinsi ini.

Menurutnya, kegkatan sebagai sarana pembinaan kepada pengurus perpustakaan di kabupaten/kota yang menjadi penerima TPBIS di tahun anggaran berjalan.

"Untuk mengembangkan perpustakaan di tempat mereka, kadang orang tidak tertarik ke perpustakaan karena membosankan.

Melalui Bimtek ini, ada disampaikan beberapa strategi bagaimana meningkatkan minat dan kunjungan masyarakat," kata Asnawi.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved