Minggu, 19 April 2026

Berita Kaltara Terkini

Tanam Kayu Kaliandra dan Eucalyptus, Dishut Kaltara: Bisa Diolah jadi Alternatif Energi Terbarukan

Dinas Kehutanan Kaltara mengusulkan pemanfaatan areal penggunaan lain (APL) supaya bisa ditanami kayu sebagai bahan baku energi terbarukan.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Foto udara kawasan areal penggunaan lain (APL) di Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Dinas Kehutanan Kaltara mengusulkan pemanfaatan areal penggunaan lain (APL) supaya bisa ditanami kayu sebagai bahan baku energi terbarukan.

Kayu-kayu tersebut adalah jenis kayu yang mudah tumbuh seperti kaliandra dan eucalyptus, di mana nantinya kayu tersebut bakal diolah menjadi wood pellet.

Adapun wood pellet dapat digunakan sebagai pengganti batubara, dengan demikian wood pellet yang berasal dari kayu itu adalah penggunaan dari energi terbarukan.

Sekretaris Dinas Kehutanan Kaltara, Nur Laila mengatakan, kayu-kayu yang dapat diolah untuk wood pellet itu dapat dengan mudah tumbuh di Kaltara.

Baca juga: Dishut Kaltara Usulkan 689 Ribu Hektare Lahan di APL Bisa Ditanami Kayu untuk Energi Terbarukan

"Kayunya itu kayu kecil seperti jenis kaliandra, eucalyptus, jadi kayu-kayu muda yang mudah tumbuh," kata Nur Laila, Minggu (18/6/2023).

Menurutnya terdapat sejumlah perusahaan di Kaltara yang bersedia berinvestasi di sektor energi baru terbarukan tersebut.

Dirinya menuturkan kehadiran investor tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian di Kaltara.

"Kalau ini jadi dan pabriknya buka tentu bermanfaat bagi ekonomi, jadi masyarakat ini bisa menanam, dan kayu muda itu nanti bisa dijual ke perusahaan," ucapnya.

Baca juga: Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Dishut Kaltara Libatkan Masyarakat dan Siagakan Patroli Hutan

Sebagai informasi Dinas Kehutanan Kaltara telah mengusulkan 689.653,33 hektar lahan di APL ke Kementerian Investasi untuk dapat ditanami tanaman kayu. Lahan seluas ratusan ribu hektar tersebut tersebar di lima daerah di Kaltara dengan potensi terluas berada di Malinau seluas 239.168,01 hektar.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved